Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Drrt drrt Kanza mengeluarkan ponsel nya yang bergetar karena sebuah pesan masuk dari seseorang. Dahi Kanza mengernyit melihat satu nama yang ingin ia enyahkan sehari ini saja. Malah tiba-tiba mengirimkan pesan kepadanya. From : Bapak Abian YTH. Arah jam satu. Kanza mengrenyit, tapi beberapa saat ia mengerti. Kepala ia langsung celigukan kesana kemari, sambari beberapa kali mengecek ponselnya.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai hits
Baca
+Pustaka
NINE

NINE

Pembunuhan singkat. Sedangkan ‘SEVEN’ menggunakan pisau dengan Tetrodotoxin yang lebih dikenal dengan sebutan TTX, dapat membunuh korban dalam hitungan jam. Ia selalu melepaskan korban setelah menggoreskan nama di tubuh target. Sayang sejauh ini obat untuk TTX belum ditemukan. Selebihnya menggunakan pedang, pisau, atau palu berukuran besar seperti pada kasus ‘FOUR’, yang kemudian menuliskan nomornya dengan ceceran otak di samping pecahan kepala dan tengkorak korban.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai hits
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedaneelprend
Aku menemukannya di explore i*******mku, lalu seperti orang gila aku terus-terusan memperhatikannya dari balik layar ponselku. Aku juga menulis namanya, mencetak fotonya, lalu menempelkan di dinding kamarku. Bukan itu saja, aku juga sering melihat video-video singkatnya yang dia upload di i*******m saat boker (red: buang air besar) dan sebelum tidur, sampai-sampai Efni yang memang tiap harinya selalu ke rumahku merasa sangat muak jika aku memutar video Hafiz.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai hits
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Aura Lika thustransser6
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai hits
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Suara dentuman itu diikuti derit logam dan kaca. Mobil berhenti mendadak. Sunyi sesaat. Hanya suara hujan dan detak jantung Selin yang terasa sangat kencang. “Tolong... tolong... ” Napasnya memburu. Tangannya gemetar saat mencoba bergerak. Kepala pusing. Ia meraba dahinya, sedikit perih— darah segar mengalir. Rasa nyeri hebat menyambar. Dunia seketika gelap, lalu kesadaran Selin lenyap.
10797 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai hits
Baca
+Pustaka
HURT

HURT

Ia meneliti wajah gadis itu dengan saksama, takut-takut ada luka yang tak terlihat. Ketika tangan Lee Joon hendak menyentuh kening Eun Jung, tahu-tahu dari arah belakang ada yang menarik dirinya dengan kasar. Lalu, Joon merasakan hantaman keras di perutnya, membuatnya merasakan nyeri yang begitu hebat dan jatuh berlutut di lantai. Belum sempat menyadari apa yang terjadi, Joon merasakan sekelilingnya berputar cepat, pandangannya menggelap, dan di detik berikutnya kesadarannya hilang. ++++
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai hits
Baca
+Pustaka
Exit

Exit

Aku tidak menginginkan itu, terlebih April yang mengetahui semua seluk beluknya. Detik selanjutnya baru berjarak empat langkah, satu anak yang berdiri di tralis pembatas menolehkan kepala cepat, menatap aku, April, dan Laura. Sepertinya ia menggunakan indra ke enam, bagaimana mungkin bisa sepeka itu. Diikuti beberapa kepala di sisinya yang ikut menoleh. Ayolah, aku benar-benar tegang. Ini sudah seperti adegan cerita zombie saja, ibaratkan aku, April, dan Laura adalah manusia normal yang datang mendekati kawanan zombie. Mencium aura kami, mereka langsung saja memutar kepala, menatap seakan kami santapan paling sedap, siap menerkam. “Woi itu April.” Satu anak pertama yang melihat kami tadi sek
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai hits
Baca
+Pustaka
Alice

Alice

*** Cit. Dug! Alice membuka helmnya dengan kasar, setelah melihat seseorang yang mencengatnya membuat dirinya mengerem mendadak. Alice turun dari motor, dan mendekati orang yang mencengat dirinya. Alice menarik pundak orang itu membuat orang itu menoleh kepadanya. "Lo ngapain ha? Mau cari gara-gara?" sewot Alice. Orang itu tak menjawab, dia tersenyum kecut. "Supraise!"
105.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai hits
Baca
+Pustaka
Harta, Tahta, Obsesi Gila

Harta, Tahta, Obsesi Gila

##WARNING!!## PART INI MENGANDUNG ADEGAN NGERI YANG MUNGKIN AKAN MEMBUAT KALIAN MUAL DAN MERINDING. UNTUK YANG JIWANYA HELLO KITTY ALIAS TAK SUKA KEKERASAN. SKIP AJA, OKEH!! *Happy Reading*
1031.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai hits
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Arletta....ksu sangat beruntung mendapatkan sahsbat seperti Karmila Semogs persahabatan Arlettta & Karmila tettsp langgeng hingga ke anak cucu......... Terima kasih Teteh Amih Lilis Ditunggu karya - karya berikutnya...️...️...️
Sindy Septi
ceritanya keren banget dan konflik bgt pokoknya...gimana kuat dan tangguhnya arletta menjalani kehidupannya yg penuh dengan konflik dimulai dari kecil udah kehilangan saudara kembarnya dan ketika dewasa dia harus bertahan menjalani kehidupannya yg keras pokoknya kawal sampe tamat ceritanya
Baca Semua Ulasan
Euforia

Euforia

Brak Reyya menggebrak meja Nindi dengan napas memburu, sorot mata bule Canada itu panik menatap gadis yang hampir terjungkal akibat ulah gebrakan meja yang tiba-tiba olehnya. "REYYA!" Pekik Nindi sebal, hancur sudah moodnya pagi ini. "NINDI!" "Ck! Apaan, sih?!" gerutu gadis imut itu sebal menatap sahabatnya. "NIN! LEO, NIN!" Dengan wajah dramatis, Reyya mengguncang tubuh Nindi, "LEO HILANG!" Sontak mata Nindi melebar, kemudian ia berdiri disertai gestur tubuh tak kalah panik.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai hits
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status