Ketika Istriku Minta Talak
Terseok, aku kembali menuju kamar.
Kecewa dan sakit ini membuat jiwaku tergoncang. Penolakan Embun membuatku terhina. Kucoba meminta maaf, tak juga diberi kesempatan. Sakit, ini terlalu sakit. Ok, aku laki-laki. Tak akan kubiarkan dia menginjak harga diriku. Kalau kau menolak, seribu cara bisa kubuat. Tunggu saja, Embun. Jangan kau pikir aku suami yang bodoh! Kedudukanmu sebagai istri, harus nurut apa kata suami. Camkan itu! Tidak hari ini, besok pasti kau kudapat.
*****
Hot Chapters