Naga Penakluk Hati
"Kau tidak punya hak untuk bernegosiasi denganku, Naga Perak. Tapi aku adalah Alpha yang menepati janji. Ikutlah denganku, biarkan para tetua menyucikanmu sebagai Luna, maka sahabatmu akan kubebaskan secara utuh."
Jemarinya perlahan bergerak turun dari rahangku, menelusuri leherku dengan ujung cakar tajamnya yang dingin, sengaja berhenti tepat di atas urat nadiku yang berdenyut kencang. Sentuhannya terasa begitu posesif, membuat bulu kudukku meremang ngeri.
90% ... Angka gila ini harus diturunkan atau aku akan benar-benar tamat jika terjebak di wilayah serigala, batinku panik.
Bab Populer