Dari perspektif penggemar cerita ABO, konsep alpha/beta/omega sebenarnya lebih luas daripada sekadar BL atau GL. Awalnya muncul dalam fiksi penggemar fandom 'Supernatural', lalu berkembang ke berbagai genre. Aku menemukan beberapa novel heteroseksual seperti 'The Alpha's Claim' juga memakai dinamika ini. Yang menarik, beberapa penulis menggunakannya untuk eksplorasi power dynamics dalam cerita fantasi atau bahkan sci-fi.
Di komunitas writing circle-ku, ada diskusi seru tentang bagaimana trop ini bisa menjadi alat storytelling yang fleksibel. Bukan sekadar romance, tapi juga untuk membangun dunia (worldbuilding) yang kompleks. Misalnya, di webcomic 'Heat for Sale', sistem ABO dipakai untuk kritik sosial tentang kelas dan hierarki. Justru di luar BL/GL, eksperimen dengan konsep ini sering lebih berani!