Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ditandai oleh Bajingan yang Membuliku

Ditandai oleh Bajingan yang Membuliku

Fiora mencoba membela diri, meski suaranya nyaris tenggelam. "Itu salahmu karena tidak bertanya terlebih dahulu," sela Reksa lagi, nadanya semakin tegas, seperti palu yang menutup setiap argumen. Mungkin Reksa mengeluarkan dominasinya sebagai alpha untuk menekan Fiora. Itu curang! Fiora merasa napasnya sesak, tekanan itu menumpuk di dadanya. Ia tahu, tidak ada gunanya melawan alpha sedangkan dia hanya seorang beta. Seperti biasa, ia harus menuruti semua keinginan Reksa.
926 viewsCompletedAdded to Library 26 Times as alfa beta
Read
+Library
My Ex Boss

My Ex Boss

Hai, teman-teman yuk ramaikan lapak ini. Aku tunggu komen dan review bintang limanya ya, Gaes. Happy Reading! ___________________ Alfa baru usia sepuluh tahun saat Papa Irfan membawanya ke sebuah rumah yang memiliki halaman cukup luas . Papa Irfan bilang, ia akan tinggal di sini bersama mama dan adiknya, Lyra. Alfa sangat senang keluarga barunya memperlakukannya dengan sangat baik. Di saat orang lain mengambil anak-anak yang masih balita di panti, Papa Irfan malah memilihnya untuk diambil sebagai anak angkat.
10111.9K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as alfa beta
Read
+Library
ISTRI UNTUK RAMA

ISTRI UNTUK RAMA

Rama kemudian menundukkan kepala sambil melihat kembali pada berkas yang sudah ada di tangannya. Bukan apa, sang pemilik suara merdu itu terlihat menunduk dan memperlihatkan bagian tengah yang terbuka pada belahan tengah kancing bajunya. “Terima kasih, cantik,” Alfa terdengar mengucapkan terima kasih saat menerima berkas itu. “Kenalkan saya Alfa, namanya siapa?” “Nindya.” “Nama yang cantik, seperti orangnya,” terdengar Alfa memuji.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as alfa beta
Read
+Library
Lelaki Berengsek Yang Ternyata Ku Cinta

Lelaki Berengsek Yang Ternyata Ku Cinta

Seharusnya tertulis nama Alfata, namun nyatanya di situ hanya di tulis inisial seperti ini -A- . Melody berfikir sejenak, kenapa semua serba kebetulan? Selama ini yang selalu menggunakan inisial -A- untuknya adalah Ansya. Apapun yang Ansya kirimkan padanya selalu tertulis inisial itu di setiap pesan pada kartu ucapannya. “Ah, kebetulan nama Ansya dan Alfa sama-sama berawalan huruf A,” pupus Melody tanpa mau berfikir lebih panjang lagi. Dia sudah berjanji untuk memulai segala sesuatunya dengan lebih baik bersama Alfa, tak indah rasanya jika hatinya masih tetap terbagi untuk Ansya. Namun, entahlah Melody sendiri tak tahu, hatinya jujur atau penuh kebohongan untuk semua tentang Alfa.
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 639 Times as alfa beta
Read
+Library
Menjadi Tawanan Takdir sang Alpha

Menjadi Tawanan Takdir sang Alpha

bantah Rovan, matanya sekilas melirik ke arah ranjang di belakang Kael, sebuah gerakan yang segera membuat Kael mencengkeram leher Rovan dengan kecepatan cahaya. Kael mengangkat tubuh Rovan hingga kaki sang Beta tidak menyentuh lantai. Kuku cakar Kael sedikit menembus kulit leher Rovan, mengeluarkan darah merah yang kental. Dominasi Kael sebagai Alpha King meledak, memenuhi koridor dengan wangi maut yang sangat mencekam. "Jangan pernah berani mengendus aromanya, Rovan. Dan jangan pernah berani menatap ke arah ranjangku lagi jika kau masih ingin melihat matahari besok pagi," desis Kael tepat di wajah Rovan.
916 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as alfa beta
Read
+Library
Alfheim - The Blasphemy

Alfheim - The Blasphemy

Lelaki tua itu memasang wajah tanpa ekspresi yang membuat Greta sedikit kebingungan. “Jika belakangan ini kondisi Alfheim memang benar-benar terdengar buruk seperti itu, mengapa Dewa Freyr yang betul-betul raja dari segala raja di Alfheim tidak turun tangan?” tanya Greta. Dari dulu, Greta senang sekali mendengar cerita, bahkan kuat begadang semalaman untuk mendengar Sang Kakek menuturkan kisah-kisah para dewa yang agung. Dia sudah hapal mengenai watak dari setiap dewa yang diceritakan oleh kakek, termasuk Dewa Freyr yang menurut Greta seharusnya bisa bertindak lebih bijak di daerah kekuasaannya, yaitu negerinya para elf.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as alfa beta
Read
+Library
Tunduk di Bawah Cengkraman Sang Alpha

Tunduk di Bawah Cengkraman Sang Alpha

Hawa panas dari tubuh sang Alpha terasa seperti api unggun yang membakar bagi Lyra. "Kau pikir ini kemauanku? Tidak Lyra!” Xander berteriak, suaranya mengalahkan deru angin. "Setiap kali kau terluka, jantungku terasa seperti diremas oleh tangan besi. Setiap kali kau kedinginan, serigalaku mencoba mencabik jiwaku agar aku bisa memelukmu. Aku adalah Alpha dari pakta paling kuat di Utara dan aku diperbudak oleh perasaan terhadap seorang gadis yang bahkan tidak bisa berubah!" Kalimat panjang lebar penuh frustrasi yang dilontarkan Xander.
437 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as alfa beta
Read
+Library
MASTER ALKEMIS

MASTER ALKEMIS

Api alkimia berwarna ungu langsung muncul di kedua tangannya. Setelah mencapai setengah langkah Santo Bela Diri, warna api alkimianya juga berubah. Api ungu ini disebut Api Alkimia Ungu Yun. Dibandingkan sebelumnya, api ini jauh lebih stabil, lebih mudah dikendalikan, dan lebih cepat disesuaikan. Suhu terendah dan tertingginya juga meningkat pesat. Saat diperlukan, suhunya bisa langsung mencapai tingkat yang mampu melelehkan besi dan baja, dan juga bisa turun menjadi selembut cahaya kunang-kunang.
9.961.4K viewsOn holdAdded to Library 2.3K Times as alfa beta
Read
+Library
Menjinakkan sang Alpha Tiran

Menjinakkan sang Alpha Tiran

Dia yakin, jika Floricel dan dirinya akan menghasilkan anak yang kuat dan membuatnya juga semakin kuat. Naas, Floricel adalah mate dari Alpha Werewolf yang memiliki julukan si taring yang tidak kenal takut. Seorang Alpha akan melakukan apapun untuk bisa bersama dengan matenya, itu adalah hal mutlak untuk Werewolf dan tidak bisa di campuri oleh orang lain.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as alfa beta
Read
+Library
AFRAID

AFRAID

ucap Alina. ***** To be continue.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as alfa beta
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Frequently Asked Questions

Pernah terpikir bagaimana dua cara bilang 'dari awal sampai akhir' bisa membawa nuansa yang sangat berbeda? Aku suka membayangkan 'alfa dan omega' seperti dua pilar yang menjaga gerbang sebuah cerita: alfa menandai titik awal yang sakral atau penuh potensi, sementara omega memancarkan rasa penutup yang berat atau final. Dalam konteks keagamaan, misalnya, istilah ini sering dipakai untuk memberi kesan totalitas ilahi — bukan sekadar urutan huruf, melainkan simbol eksistensi yang melintasi waktu.

Sebaliknya, ungkapan seperti "A hingga Z" terasa jauh lebih praktis dan sehari-hari di telingaku. Itu berguna saat aku membuat daftar atau panduan: A sampai Z menandakan kelengkapan dan cakupan, bukan dramatisasi. Di dunia teknis dan editorial, orang pakai A–Z karena jelas dan mudah diproses; di dunia fiksi atau retorika, alfa dan omega memberi warna emosional. Aku sering pilih salah satunya berdasarkan suasana: mau formal dan lengkap, pakai A–Z; mau epik dan penuh makna, pakai alfa dan omega. Intinya, makna miripnya ada — tapi nuansanya beda, dan itu yang bikin bahasa seru untuk dimainkan.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status