Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KEJUTAN UNTUK HARI PERNIKAHAN

KEJUTAN UNTUK HARI PERNIKAHAN

Aku, seorang piatu, sejak aku dilahirkan. Aku mempunyai teman bernama Ratna. Pertemanan kami sudah lama, semenjak duduk di bangku SMP, hingga sekarang. Aku, dituntun untuk segera menikah oleh Papa, jika tidak aku akan dijodohkan. Disaat yang sama Ratna memperkenalkanku, dengan seorang pria bernama Bagas. Akhirnya aku menerima Bagas, sebagai kekasihku karena tuntutan Papa. Aku tidak mau dijodohkan dengan Andre, pilihan Papa. Karena orangnya jutek, sinis, serta sikapnya dingin seperti kutub utara. Hubungan kami pun serius, sampai mau melanjutkan ke jenjang pernikahan. Tapi saat semuanya hampir terjadi, aku menemukan kejadian yang membuat aku urung untuk menikah dengan Bagas. Acara Pernikahan tetap digelar, hanya demi membongkar apa yang belum diketahui keluargaku, serta keluarga Bagas. Pernikahanku dengan Bagas pun gagal, terapi aku tetap menjadi seorang istri. Mau tau kisahku, baca ceritanya ya, biar nggak penasaran. Terima kasih!
1044.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai hujan pagi hari
Baca
+Pustaka
27 Hari Menanti Janji Palsu

27 Hari Menanti Janji Palsu

Ibuku sakit kritis dan ingin melihatku menikah sebelum dia meninggal dunia. Selama 27 hari, aku memohon kepada pacarku, Rayhan, sebelum akhirnya dia setuju untuk buat akta nikah denganku. Aku menunggu di Kantor Catatan Sipil hingga jam tutup, tapi dia tidak pernah datang. Pada hari yang sama, Mira, teman masa kecil Rayhan, mengunggah akta nikahnya di media sosial. "Waktu berlalu begitu cepat. Tiga hari lagi, pernikahan kita genap sebulan." Baru saat itu aku sadar bahwa pada hari pertama aku memohon kepada Rayhan, dia sudah menikah dengan teman masa kecilnya. Pada saat itu juga, aku menerima pesan permintaan maaf dari Rayhan. [Nadia, Mira dipaksa menikah oleh keluarganya. Aku nggak bisa diam saja melihat dia menikah dengan orang sembarangan.] [Kami bisa cerai tiga hari lagi.] [Tiga hari lagi, aku akan menikahimu.] Tiga hari kemudian, Rayhan datang dengan setelan jas rapi di pintu masuk Kantor Catatan Sipil. Tapi dia menerima pesan dariku. [Rayhan, selamat tinggal selamanya.]
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai hujan pagi hari
Baca
+Pustaka
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Di tengah jamuan makan malam keluarga, aku baru mengetahui fakta pahit bahwa sahabat masa kecilku, lelaki yang seharusnya tumbuh besar bersamaku, telah melepaskan peluang emas untuk naik pangkat di Distrik Militer Utara demi sepupuku, Ajeng Hidayat. "Nilai ujian Ajeng hanya cukup untuk masuk universitas lokal. Kebetulan kondisi kesehatan Bibi juga sedang menurun, jadi aku sudah membantu mengubah data pendaftaranmu. Kita semua akan tetap tinggal di sini," ucapnya santai. Ibuku pun menimpali dengan nada yang sama mendesaknya, "Benar, Nak. Ibu sudah berjanji pada pamanmu untuk menjaga Ajeng, jadi kamu juga harus membantu Ibu merawatnya. Lupakan saja soal kampus papan atas itu, nggak ada gunanya. Toh, nanti setelah menikah dengan Rangga, kamu juga akan ikut dia bertugas." Belum sempat aku mengeluarkan sepatah kata pun, mata Ajeng mulai berkaca-kaca. Air matanya jatuh dengan begitu dramatis. "Semua ini salahku yang nggak berguna. Ayah dan Ibu sudah tiada, sekarang aku malah membebani Kakak sampai dia nggak bisa kuliah di universitas impiannya. Sebaiknya kalian pergi saja, aku bisa menjaga diriku sendiri." Begitu air mata itu jatuh, Rangga dan ibuku langsung panik. Mereka sibuk menghibur dan menenangkannya seolah dialah pusat semesta. Tanpa suara, aku bangkit dan kembali ke kamar. Di detik terakhir sebelum batas waktu pendaftaran ditutup, aku mengubah kembali pilihan Universitas Adiwangsa. Sejujurnya, keinginanku ke sana bukan hanya agar bisa dekat dengan Rangga. Dulu, aku hanya ingin melewati setiap hal bersamanya. Berjalan beriringan di bawah satu payung hingga rintiknya membasahi rambut kami yang memutih oleh usia, sebuah janji untuk menua bersama. Akan tetapi, sekarang, siapa pun yang berdiri di sampingku saat hujan turun tak lagi jadi masalah. Hanya tempat itu yang tetap harus kudatangi.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai hujan pagi hari
Baca
+Pustaka
Talak Di Hari Kematian Putriku.

Talak Di Hari Kematian Putriku.

Sejak awal, Rani terpaksa menikahi Hendra karena jebakan licik pria itu, serta tekanan dari paman dan bibinya. Meski demikian, dia menahan segala penderitaan demi putri kandungnya. Hanya saja, sang anak mendadak meninggal karena kelalaian sang mertua! Rani pun meledak, hingga membuat Hendra panik dan menceraikan Rani tepat di hari kematian anak mereka. Tak sampai di sana, Hendra bahkan memfitnah Rani, hingga wanita malang itu dipenjara. Namun, siapa sangka justru dewa penolong itu muncul di tengah kemalangan Rani? Pria itu bahkan berjanji untuk membebaskan Rani dan membalaskan dendam. Lantas, siapa orang itu? Apakah kali ini adalah cinta sejatinya atas justru pembawa malapetaka baru bagi Rani?
1065.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai hujan pagi hari
Baca
+Pustaka
Air Mata di Hari Persandingan

Air Mata di Hari Persandingan

Menikah dengan atasannya sendiri, awalnya adalah mimpi indah yang terkabulkan bagi seorang Aisyah Anidia. Namun, bagaimana jika ternyata Bramantyo, pria yang menikahi dirinya itu tidaklah tulus menerimanya sebagai seorang istri? Pria itu hanya bersandiwara di depan kedua orang tua mereka. Wanita idaman lain, tekanan mama mertua, dan juga sikap sang suami yang tidak pernah menganggap kehadirannya adalah sebuah penderitaan lahir maupun bathin bagi seorang Aisyah Anidia. Bagaimana dia bertahan dalam menjalani biduk rumah tangga, tanpa cinta dari suaminya, Bramantyo Laksono? Haruskah dia berjuang sendirian? Lalu, bagaimana jika suatu hari kejadian buruk menimpa suaminya ? Akankah Aisyah tetap setia ataukah memilih menyerah lalu pergi? Ikuti kisahnya dengan terus membaca novel ini!
921 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai hujan pagi hari
Baca
+Pustaka
Di Hari Nikah, Aku Pergi

Di Hari Nikah, Aku Pergi

“Nona Liana Tandra, kami telah menyiapkan mayat yang persis sepertimu sesuai permintaan Anda. Sepuluh hari kemudian, kami akan mengirimkannya ke pernikahanmu dengan Tuan Hansen Gunadi.” Setelah mendengar jawaban dari staf di telepon, ketegangan Liana selama berhari-hari akhirnya sedikit mereda. “Baik, terima kasih.” “Sama-sama, ini memang pekerjaan kami. Anda tidak perlu khawatir, tidak akan ada yang curiga dengan mayat ini.” Setelah mendapatkan jaminan, Liana menghela napas lega. Kemudian dia memastikan lagi rincian pengiriman mayat dengan staf, dan menutup telepon lalu masuk ke dalam ruangan VIP. Ruangan VIP yang awalnya berisik, seketika semua orang terdiam saat melihatnya masuk.
27.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 753 kali sebagai hujan pagi hari
Baca
+Pustaka
Tanpa Ayah di Hari Terakhir

Tanpa Ayah di Hari Terakhir

Suamiku … seorang komandan resimen yang telah menikah denganku selama sepuluh tahun, kutahan di luar ruang duka anak kami. Bukan tanpa alasan. Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, anakku meninggalkan tiga permintaan terakhir. Permintaan pertama … Untuk sementara waktu, jangan beri tahu ayah tentang kematiannya. Dia takut ayahnya akan bersedih. Permintaan kedua …. Masakkan makanan kesukaan ayah, lalu mintalah ayah menemaninya merayakan ulang tahunnya yang terakhir. Dan permintaan ketiga …. Jika ayah tak datang, maka pastikan, benar-benar pastikan, jangan pernah biarkan pria itu muncul lagi di depan makamnya. Jadi, setelah anakku tiada …. Meski hujan deras mengguyur di luar aula duka. Meski pria itu berdiri dengan mata merah dan tubuh gemetar. Meski tangisnya pecah histeris di balik pintu ruang duka …. Aku tetap tak membiarkannya mendekati anakku. Bahkan selangkah pun tidak. Tiga hari lalu, Yuda Saloka menghabiskan semalaman bersama cinta pertamanya. Bersama anak perempuan itu, mereka menyalakan kembang api. Saat pulang, dia membawa sebuah tas sekolah baru. Katanya … sebagai pengganti karena telah melewatkan ulang tahun anak kami. Tapi dia mengerutkan kening, tak mengerti alasan air mata di sudut mataku. “Cuma ulang tahun saja, ‘kan? Nanti juga bisa dirayakan lagi.” Saat itu, dia belum tahu … Anak kami … yang baru berusia lima tahun … telah meninggal karena asma. Dan takkan pernah lagi punya kesempatan menyambut hari pertamanya bersekolah.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai hujan pagi hari
Baca
+Pustaka
7 Hari Setelah Ibu Pergi

7 Hari Setelah Ibu Pergi

Setelah tujuh hari kematian ibu, suasana rumah berubah mencekam. Suara rintihan kerap kali terdengar dari kamarnya. Aku pun melihat, ibu sedang membenturkan kepalanya ke jalan. Ada apa dengan kematian ibu?
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai hujan pagi hari
Baca
+Pustaka
365 Hari Bersama Tuan Mafia

365 Hari Bersama Tuan Mafia

Katherina tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah setelah diculik pria asing bernama Lorenzo Morelli D'Amato. Mafia yang tampan dan brutal itu menuduhnya sebagai tunangan lamanya yang membunuh ayahnya. Lorenzo memberinya waktu 365 hari untuk membuktikan kepadanya bahwa dia bukan tunangannya, atau mati. Namun, Katherina bukanlah wanita lemah, dia akan berusaha sekuat tenaga untuk membuktikan kepada Lorenzo. Dengan begitu Katherina bisa pergi dari sisi Lorenzo. Siapa Katherina sebenarnya? Dan siapa musuh sesungguhnya di balik kematian ayah Lorenzo?
599 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai hujan pagi hari
Baca
+Pustaka
365 Hari Bersama Sang CEO

365 Hari Bersama Sang CEO

INIWONJUNG
"Jangan berpikir untuk menikahiku, waktuku yang sedikit tidak mampu membahagiakanmu." Perjalanan wanita bernama Ai Hoshino, seorang pemilik bisnis Al Entertainment ternyata seorang pengidap Xeroderma Pigmentosum. Suatu penyakit di mana pengidapnya dilarang terkena sinar matahari langsung karena dapat menyebabkan kulitnya kering dan melepuh. Ia menyewa seorang pria bernama Adam Dausch, untuk menjaganya. Pria yang pernah ia temui di kota Hong Kong saat bermain kasino. Adam dan Shino, dua insan yang kehilangan tujuan hidupnya, mulai disatukan oleh takdir yang tidak disengaja. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Ikuti terus cerita ini yaaaa!
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai hujan pagi hari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status