ISTRI SIRI TENTARA ALIM
"Allama... huhul bayaan?"
"Huhul?" Atmajaya menghela napas, menahan kesal. "Bukan huhul, tapi hul. Bayaan."
Rey mengusap wajahnya. "Ayah, ini hurufnya nempel semua! Mataku pusing!"
Atmajaya mendesah. "Kamu ini kalau baca peta militer nggak pernah salah. Tapi baca Qur’an kok kayak baca tulisan alien?"
Rey merengut. "Ya beda, Yah. Kalau peta itu simbol, jelas. Kalau ini, banyak titik-titik, garis melengkung... aku bingung!"