RUMAH EYANG
KARTIKA DEKApengantar tidurkutidur di depan pintubau bangkai di kamarkau rumahku
Kami tak mungkin keluar dari ruangan ini tanpa membawa Nunik keluar.
Aku abaikan larangan Yoga. Aku menarik dalam nafasku, jantungku berdetak tiga kali lebih cepat dari biasanya. Aku tau, ini bahaya. Kalau kami tak melakukan apapun, juga akan berbahaya untuk Nunik.
Perlahan aku jalan, seraya memegangi perutku. Kita kuat Nak. Jangan takut. Bunda nggak akan biarkan apapun terjadi sama kamu.