Bara Dendam Sagara
Ia adalah bayangan, jejak tak kasat mata di atas dunia yang penuh mata.
Angin pagi mengusik dedaunan, membawa bisikan lautan dan juga, entah mengapa, bisikan Larisa. Wajah tunangannya yang cantik, tawanya, janji-janji yang tak sempat terpenuhi. Amarah kembali berdesir, tetapi kali ini, ia bukan badai. Ia adalah arus yang dikendalikan. Medali Pusaka Cakra Laut Selatan di dadanya berdenyut dingin, menenangkan. Itu mengingatkannya akan sumpah dan gurunya, Ki Jatmika: Kau bukan ombak penghancur, kau adalah arus yang mengikat.
Hot Chapters