Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Unknown

Unknown

Jadi hentikanlah bila tidak ingin ada yang terluka. --- Kukira hari ini sudah hari minggu ternyata masih hari sabtu. Dimana harusnya aku ingin menjadi si pemalas tapi kenyataan tidak merestui. Seperti aku dan kamu yamg belum direstui oleh kenyataan. Mungkin keberadaan kami masih misteri dalam angan belaka.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai i don't know about tomorrow
Baca
+Pustaka
Another Marriage

Another Marriage

Namun, Arga tidak dapat menemukan orang yang cocok dengan yang dia cari. Akhirnya, dia meminta salah satu asisten untuk mengantarnya hari ini ke lokasi,ia ingin bertemu langsung dan mencarinya sendiri. Di atas panggung, suara indah tapi familiar terus terdengar di telinganya: I never know what the future brings Aku tak pernah tahu apa yang terjadi di masa depan But I know you're here with me now Namun kutahu kau di sini bersamaku saat ini
9.5606.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.9K kali sebagai i don't know about tomorrow
Tampilkan Ulasan (137)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Hampir Hilang Karena Penasaran

Hampir Hilang Karena Penasaran

Ia membentukku. Dan sekarang, aku berdiri tanpa ingin memutar waktu. Itu saja sudah cukup. Aku tidak tahu seperti apa masa depan akan berjalan. Aku tidak tahu apakah aku akan selalu sekuat ini dalam menjaga batas. Aku tidak tahu apakah suatu hari rasa penasaran itu akan datang lagi dengan wajah yang berbeda. Tapi untuk saat ini, aku tahu satu hal.
542 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai i don't know about tomorrow
Baca
+Pustaka
Nobody Knows

Nobody Knows

Kirei tidak habis pikir bagaimana bisa Rena berpacaran dengan pria yang bahkan Rena tidak tahu rumahnya dimana. “Pergi ke tempat kerjanya saja,” saran Kirei lagi. Rena mulai menangis dengan kencang. “Aku hanya tahu dia punya bisnis di bar waktu itu, aku tidak tahu apapun tentang dia. Dia tahu semuanya tentangku tapi aku tidak. Aku tidak tahu masa lalunya, tidak tahu rumahnya, tidak punya fotonya karena dia tidak mau di foto. Aku bahkan tidak pernah mendengar dia berkata aku mencintaimu atau aku menyukaimu selama kita berpacaran.” Rena menangis sesegukan.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai i don't know about tomorrow
Baca
+Pustaka
Don't Leave Me

Don't Leave Me

Yuki menggelengkan kepala “Doni?.” “Kami kangen mama.” Barry mengerutkan keningnya “bukankah mama bersama kalian semalam?.” Doni menggelengkan kepala “kami tidur di tempat bunda karena mama meminta bunda merawat kami.” Barry semakin bingung dengan perkataan Doni lalu bunyi klakson di belakang membuat Barry terdiam dan tidak bertanya lagi, Barry salah jika bertanya pada Doni karena pastinya tidak tahu apa – apa. Tiba – tiba perasaan Barry tidak enak setelah mendengar perkataan Doni, Barry harus segera sampai rumah agar bisa menghubungi Amel. Keadaan rumah yang cukup sepi membuat Barry bertanya – tanya dan tidak ada perubahan sama sekali dengan keadaan rumah, asisten rumah tangga yang melihat
1067.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai i don't know about tomorrow
Baca
+Pustaka
My Love, My Future

My Love, My Future

Tania memberikan jawaban aman dan memang dirinya tidak tahu akan bagaimana nanti saat hamil “Hormon setiap orang berbeda jadi nggak tahu.” “Kebetulan ada Tari, kamu jagain adiknya yang benar karena papa ada perlu sama Tania.”
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai i don't know about tomorrow
Baca
+Pustaka
Plz Don't Be Sad

Plz Don't Be Sad

Aku sudah tak sabar ingin memakai sepatu. "Kau akan ke supermarket hari ini?” tanya Mi Hee padaku saat kami sedang berada di kantin siang ini. Aku mengangguk sambil menyuapkan buah pisang ke dalam mulut. “Apa aku perlu ikut?” Aku menggeleng. “Tidak usah! Kau masuk kelas saja. Aku tidak masalah, kalaupun pergi sendiri!” “Jeongmal?” “Nae!”
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai i don't know about tomorrow
Baca
+Pustaka
(Not) One Night

(Not) One Night

"OM! BANGUN!" Teriakan Zara yang terdengar lagi menyadarkan Alan. Dia beranjak turun dari ranjang dan berjalan mendekati pintu kamarnya. Alan membukanya sedikit, menatap Zara yang sudah berdiri di depan pintu kamarnya. "Ada apa?" Alan bertanya dengan suara serak khas orang yang baru bangun tidur. "Ini hari Senin loh. Gak pergi kerja kah?" Zara bertanya. Kening Alan berkerut mendengar itu. Ah, dia lupa kalau sekarang adalah hari kerja lagi.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai i don't know about tomorrow
Baca
+Pustaka
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) Hari ini aku akan disibukkan dengan rutinitas seperti biasanya. Setelah kemarin dua hari tidak kerja. Sebenarnya tidak tega meninggalkan simbok yang belum sembuh. Tapi namanya buruh ikut orang, tidak bisa sesuka hati. Hari ini Zizah memang tidak ikut. Dia aku suruh nungguin simbok. Dari semalam sudah aku wanti-wanti agar tidak bermain.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai i don't know about tomorrow
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status