Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir
Pipinya merah muda, rambutnya sedikit berantakan.
Pikiran Elara melayang ke Ryota. Pria itu… tidak pernah setengah-setengah dalam sesuatu.
Apakah... dia berpikir membeli robot humanoid AI untuk Anya?
Elara mengerjap. Imajinasi aneh itu muncul begitu saja—sosok robot dengan wajah manusia, kulit sintetis, mata membulat. Seperti tokoh dalam film yang pernah ia tonton, M3GAN. Robot pengasuh. Pintar, patuh, hampir sempurna—hingga berubah menjadi mimpi buruk.