Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Half You

Half You

***** Seminggu kemudian. Rubby mengangguk tersenyum melihat surat dari Ron yang mengatakan keadaan bisnis ayahnya mulai membaik. Robot rancangannya ternyata berfungsi dengan baik sekali, untung saja sebelum dia terkena tembakan itu dia sudah selesai membuat dan mengirimkan Robot itu kepada Ron, jika tidak semuanya akan kacau. Rubby berjalan pelan kearah cermin dikamarnya melihat pantulan dirinya dan benda berwarna putih yang terdapat dilehernya.
1010.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 231 fois en tant que i robot
Read
+Librairie
Semanis Angkasa Lista

Semanis Angkasa Lista

Angkasa hanya membalas dengan senyuman. "Maaf maaf. Nanti abang beliin mainan deh." Mendengar kata mainan, Rama langsung diam. "Iron Man." "Oke!" "Yang---" "Satu aja cukup!" potong Angkasa cepat. Ia tahu adiknya itu akan meminta banyak. Rama langsung mencibir cemberut. "Ya udah deh satu. Tapi robot yang besarnya ya bang. Yang bisa ngomong. Pakai remot itu."
105.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 108 fois en tant que i robot
Read
+Librairie
Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Pipinya merah muda, rambutnya sedikit berantakan. Pikiran Elara melayang ke Ryota. Pria itu… tidak pernah setengah-setengah dalam sesuatu. Apakah... dia berpikir membeli robot humanoid AI untuk Anya? Elara mengerjap. Imajinasi aneh itu muncul begitu saja—sosok robot dengan wajah manusia, kulit sintetis, mata membulat. Seperti tokoh dalam film yang pernah ia tonton, M3GAN. Robot pengasuh. Pintar, patuh, hampir sempurna—hingga berubah menjadi mimpi buruk.
1049.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.8K fois en tant que i robot
Read
+Librairie
Tuan Menjadi Gila Setelah Nyonya Pergi

Tuan Menjadi Gila Setelah Nyonya Pergi

Robot tidak akan bisa mengenali musuh atau pun kawan sehingga dengan mudah menyerang Mahira tanpa belas kasih. “Apa Kakak yang menyakiti Mahira? Senjata itu bukan milik manusia.” Ryo menatap tajam pada Ryu. “Kakak pasti mengaktifkan robot pembunuh!” Ryo mendorong tubuh Ryu ke dinding. “Ada apa dengan kamu?” Ryu heran karena Ryo marah padanya. “Aku sangat mengagumi dokter Mahira, Kak. Aku tidak tahu bahwa selama ini dia yang Kakak cari. Kenapa Kakak begitu jahat?” Ryo benar-benar kesal kepada Ryo.
1094.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 3.5K fois en tant que i robot
Read
+Librairie
Kembalinya Sang Kaisar Terkuat

Kembalinya Sang Kaisar Terkuat

ucap penjaga robot. Robot nomor 7 kemudian mengulurkan tangannya ke depan, diikuti kilauan cahaya energi yang mengalir dari tangan robot hingga ke seluruh tubuhnya. Suara menggelegar terdengar dari luar, seakan-akan suara robot itu sendiri, "Selamat datang, Tuan Dandellion, ID-07-000928751029. Semoga perjalanan Anda aman dan lancar."
103.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 92 fois en tant que i robot
Read
+Librairie
Istri Sementara untuk Kakak Ipar

Istri Sementara untuk Kakak Ipar

ucap Alenta menunjukkan robot mainan Ron yang sudah selesai dia perbaiki. Mainan robot itu benar-benar sudah kembali seperti semula, Ron menjadi begitu bahagia. “Telimacih Ibu!” ucap Ron begitu bersemangat, segera dia mencium pipi ibunya berkali-kali sebagai tanda betapa berterima kasihnya dia untuk pertolongan dari ibunya. “Sama-sama, anak Ibu.” jawab Alenta tak kalah bahagia dari putranya sendiri.
9.9172.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 3.5K fois en tant que i robot
Read
+Librairie
Paradigma Alfa

Paradigma Alfa

"TechBotics, kita perlu segera menangani ini. Ayah, apakah tim siap untuk mendukung?" Dr. Richard Carter segera merespons. "Kami siap, Elena. Dr. Johnson, kita butuh tim terbaik kalian di sini." Dr. Alex Johnson, yang mengamati dari dekat, mengerahkan tim robotiknya. "Kami akan mengirimkan robot R-3 dan R-7 untuk menangani masalah ini. Mereka dilengkapi dengan alat perbaikan dan sensor presisi tinggi."
1.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 48 fois en tant que i robot
Read
+Librairie
Lily of the Valley

Lily of the Valley

Ia tidak berpikir jika ia sudah berada di rumah keluarga Knox selama lebih dari dua minggu. “Apa kau menjaga rumah dengan baik selama aku pergi?” robot itu bergerak mengikuti Quinn dengan kaki rodanya yang bergulir sepanjang lantai. Ekspresi yang ia tampilkan juga berubah-ubah, mulai dari senang, sedih dan kembali bersemangat lagi. “Tentu saja! Aku membersihkan rumah setiap hari.” Quinn bedecak, “tentu saja. Aku membawamu ke sini untuk melakukan pekerjaan rumah.”
105.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 198 fois en tant que i robot
Read
+Librairie
Love, Lies, and The Price of Desire

Love, Lies, and The Price of Desire

Aruna kembali mengangguk. “Jadi, apa yang kau gambar?” “Sebuah robot. Robot pelindung.” Mata Aruna membelalak. “Whoa–” “Ia bisa tahu kalau ada bahaya. Robot ini kuat, pintar, dan akan melindungiku,” lanjutnya antusias. Kemudian dia menoleh pada Aruna, ekspresinya berubah serius. “Aku akan membuatkan satu untuk melindungimu juga.”
1.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 52 fois en tant que i robot
Read
+Librairie
Penghancur Dunia Magis

Penghancur Dunia Magis

Ia menurunkan pisau itu dan menatap robot itu dengan tatapan penuh rasa curiga. "Selamat datang di Menara Kota, Tuan Archie Anantaboga. Saya Ikosalala, robot tersantun dari Kecamatan Tiga, Technologia. Di atas saya terdapat sebuah jam tangan dan kartu undangan yang secara khusus diberikan kepada anda." Archie mengambil kartu undangan dengan material akrilik sebagai bahan utamanya itu dan membacanya. Untuk: Archie Anantaboga Dari: Menara Kota
103.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 85 fois en tant que i robot
Read
+Librairie
Dernier
1234567
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status