Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Unexpected Encounter

Unexpected Encounter

"Scene ciuman di ceritamu itu kurang feel. Hambar. Nggak ada rasanya." Satria melepas kacamata yang ia pakai. "Pernah ciuman nggak sih?" Maudi mengerjap. "Hah?" "Belum pernah?" sahut Satria lagi, tak terlalu terkejut. Laki-laki tinggi itu kemudian berdiri, mendekati Maudi. "Mau saya ajarin? Biar jago?" Maudi mendelik, mundur. "Wong gemblung!" "Cemen amat, ciuman doang, nggak akan sakit." - Maudi adalah seorang pengangguran berumur dua puluh lima tahun. Diusianya yang sudah termasuk tua, Maudi harus mengambil keputusan besar dengan pergi dari rumah untuk merantau mencari pekerjaan. Di Jakarta. Semua tak semulus bayangan Maudi. Buruk. Hingga kemudian ia bertemu dengan seseorang tak terduga. Satria. Putra sulung dari orang yang membuat Maudi memutuskan untuk pergi dari rumah. Anak pertama dari tetangga nyinyir yang selalu jadi musuh berdebat Maudi.
1024.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 585 kali sebagai hsr pity counter
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Nur Umaya Erwin
luar biasa. hal hal yg ditulis sederhana tapi ngena dengan kehidupan nyata. gaya bahasa bisa dimengerti dan wow banget. author juga keren ngemas ceritanya. 1 lagi, bab per bab selalu menarik dan ditunggu.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Serendipity in Magnanimous

Serendipity in Magnanimous

donutmissme
SMA Garuda. Tempatnya berbagai spesies langka di Bandung, di antaranya : Titan Darmawan, si cewek lemot, keras kepala, belum lagi rakus. Suatu hari, dengan tidak penuh pertimbangan ia membuang kopi panas dari kelasnya di lantai dua yang sukses membasahi Tristan yang lagi bolos cantik. Punya sahabat bernama Rheva, geulisnya turunan Jawa-Surga. Sayang hatinya turunan malaikat pencabut nyawa. Sah-sah saja ketika menonton sahabatnya jadi bulan-bulanan siswa lain. Ada lagi Tristan Sagara. Si perokok, tukang bolos, tapi syukur-syukur diberkahi wajah yang oke. Dengan senang hati membalas dua kali lipat perbuatan cewek yang berani menyiramnya hingga ia ketahuan bolos. Sifatnya sudah macam penjajah jaman kolonial. Hari-harinya juga tidak lupa ditemani Bams yang selalu menjadi yang terdepan dalam memberi ide jahanam untuk menjahili Titan. Ada pula Nyong si pujangga pantun, dan terakhir Sandi si sadboy. Berbagai hal mewarnai hari-hari Titan dan Tristan di tahun terakhir mereka memakai seragam abu-abu. Mulai dari cerita yang berasa asin macam micin hingga manis rasa gulali, maupun pahit rasa obat.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai hsr pity counter
Baca
+Pustaka
Novel Baru Update
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status