Hot Brother
Kalila menghirup napas panjang, seolah ingin menyimpan momen itu dalam ingatannya.
“Capek?” tanya Erik sambil melirik wanita di sampingnya.
“Sedikit,” jawab Kalila jujur, lalu tersenyum kecil. “Tapi hari ini menyenangkan.”
Erik mengangguk setuju. “Banyak hal baik terjadi hari ini.”
“Aku tidak menyangka semuanya bisa berubah seperti ini,” ucap Kalila pelan.
“Maksudmu?”
“Dulu hidupku terasa seperti potongan puzzle yang hilang,” katanya sambil menatap ke depan. “Aku bahkan tidak ingat sebagian masa laluku. Tapi sekarang... rasanya semuanya mulai lengkap.”