Satu Malam Bersama Duke
Gaunnya yang indah menutupi bilur-bilur luka di betisnya, namun setiap gerakan kecil membuatnya meringis tertahan, rasa sakit yang terus mengingatkannya pada kekejaman sang ayah pagi tadi
Sienna duduk di kursi kebesarannya, menyesap tehnya dengan gerakan yang sangat tenang, seolah gertakan sang Duke hanyalah angin lalu.
"Hidupnya bukan lagi milik Duchy Mountford, melainkan milikku.” ulang Sienna, suaranya mengalun rendah namun tajam.
Ia meletakkan cangkir porselennya ke atas meja. "Bukankah kau sudah tahu mengenai protokol itu sebelum mengirimkannya ke sini, Duke? Lady Elizabeth hanya bisa kembali ke Duchy dan menikah jika aku sebagai permaisuri yang ia layani mengizinkannya."
Hot Chapters