ISTRI LUPA DIRI
Mereka bukan lulusan universitas ternama, tapi Rachel melihat tekad yang sama seperti dirinya di mata mereka.
“Saya tidak mencari orang sempurna,” kata Rachel, berdiri di depan whiteboard sederhana. “Yang saya cari adalah orang yang mau tumbuh. Di sini, kita semua belajar, bukan hanya bekerja. Kalian bukan hanya pegawai—kalian bagian dari mimpi yang sedang terus tumbuh.”
Salah satu peserta, seorang ibu muda bernama Santi, mengangkat tangan. “Bu Rachel, kenapa Ibu tetap di sini meskipun sudah terkenal? Kenapa tidak buka cabang di ibu kota saja?”
Hot Chapters