Tersandung Cinta Tuan Muda
Ia tak mencari popularitas, tapi melihat ilmu yang ia bagi dihargai, membuat hatinya hangat.
Paginya, saat ia turun ke restoran hotel untuk sarapan, beberapa peserta seminar menyapanya dengan ramah. Salah satu dari mereka berkata, “Bu Naira, saya guru dari sekolah daerah. Setelah mendengar Ibu bicara, saya merasa berani untuk memulai program literasi di desa saya. Terima kasih, ya…”
Naira menatapnya haru. “Saya yang berterima kasih, Ibu. Terus semangat, ya. Anak-anak di sana butuh orang seperti Ibu.”
Hot Chapters