NAJENDRA
“Ibu tidak bisa memikirkan apa yang berguna untukmu, Najendra. Itu perkara hal yang sulit.”
“Kalau begitu bagaimana jika aku yang meminta?” pikirnya dengan semangat, Najendra bangkit dari ranjang, dia berterus terang terhadap ibunya.
“Ya, baiklah kalau begitu.”
“Aku ingin menjadi lebih kuat. Hadiahkan aku senjata,” pinta Najendra.
Ratu Cahyaningrum merasa semakin dekat dengan putra yang dulu dia benci. Kini dia hanya perlu mengambil langkah selanjutnya dengan membuat Najendra mewujudkan mimpi sang ratu.
Bab Populer