Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

“Ini beneran kamu?” “Iya dong.” Athalia memberikan cengiran lebarnya. “Tiup dulu dong lilinnya, Sayang. Keburu meleleh semua nanti.” “Oh, iya.” “Jangan lupa make a wish, Bang,” timpal Meisie.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai rab bana di jodi
Baca
+Pustaka
Dijodohin

Dijodohin

Gue nyengir kuda. "Katanya kepala sayang sakit, masa boba?" "Nah, itu, obatnya boba. Lagian bukan sakit, cuma puyeng, Mas." "Oh." Mulut Mas Alvin membentuk huruf o. "Sama apa lagi, martabak mau gak? Buat temen belajar hafalan lagi setelah puyengnya sayang hilang?" "Kalau martabak-nya, Salsa mau, Mas, rasa coklat dan keju, tapi untuk lanjut hafalan lagi, gak ah, besok aja." Gue nyalain Tv.
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai rab bana di jodi
Baca
+Pustaka
Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

bisik Rara sangat lirih. “Aku ... takut,” kata Dedy, bergidik ngeri dengan isi kepala Rara. “Jangan seperti ayam. Kamu itu laki-laki, harus berani,” ejek Rara. Akhirnya, Dedy setuju untuk melakukan perintah Rara. Apalagi saat Rara menjanjikan kehidupan bergelimang harta apabila mereka berhasil melenyapkan Beny Ardani. “Setelah dia tak ada, kita bisa menikah dan menikmati semua berdua,” janji Rara.
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai rab bana di jodi
Baca
+Pustaka
Nyomblangin Jodoh Sendiri

Nyomblangin Jodoh Sendiri

Dia sedang tidak mood berantem dengan Reno. “Tunggu Lo jangan pergi dulu. Lo harus gue kasih hukuman!” Teriak Reno. Lalu mengejar Ellina keruang tamu. “Kejar kalau bisa!” Tantang Ellina. Mereka pun akhirnya saling kejar-kejaran seperti anak kecil. Dan tiba-tiba kaki Ellina terpeleset dan saat itu langsung jatuh begitu juga dengan Reno karena terlalu semangat mengejar Ellina. Karena dia ingin sekali memberi Ellina pelajaran karena sudah menyebutnya beruang kutub. Reno pun akhirnya jatuh diatas tubuh Ellina karena tersandung kaki gadis itu. Kini mata kedua insan itu pun saling menatap manik mata indah keduanya. Kini mereka saling terbuai oleh keindahan mata mereka dan tanpa diduga mereka salin
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai rab bana di jodi
Baca
+Pustaka
Mabuk Janda

Mabuk Janda

“Bisa saja, dia hanya menggunakan fisik Lo sebagai bahan imajinasi dia dengan menggunakan alat bantunya itu, tapi untuk berhubungan langsung. Bisa saja dia lebih puas kalau menggunakan alat bantu itu.” “Maksudnya alat bantu itu lebih nikmat gitu daripada aku?” “Mungkin Mbok Agni merasa seperti itu. Kalau Lo pengen Mbok Agni teralih dari alat bantunya. Kamu harus bisa membuktikan bahwa Lo lebih bisa memuaskan daripada alat itu.” “Siapa takut.” “Gua enggak yakin.” “Sialan Lo!” Aku dan Gede tertawa bersama. Candaan sahabat soal apa saja. Masing-masing dari kami tahu batasan.
9.9209.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.1K kali sebagai rab bana di jodi
Baca
+Pustaka
Ajari Aku Salat

Ajari Aku Salat

Mereka tertawa tahu informasi itu ***Meyyis*** “Bukan, yang masak Bibi. Zahra masak gosong karena inget Marc mulu.” Mereka tertawa tahu informasi itu. Setelah makan kenyang, mereka menjarah kulkas melihat minuman dingin. Dua botol minuman bersoda lolos dari dalam kulkas. Ruben melemparkan untuk Jason sehingga lelaki itu yang tidak siap menangkapnya dengan sedikit melompat. “Beh, jago juga, Lo!” puji Ruben.
1033.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai rab bana di jodi
Baca
+Pustaka
Jodoh Dikejar, Kau Kudapat

Jodoh Dikejar, Kau Kudapat

If your life is hard make it easy. Jangan membuat hidupmu yang mudah menjadi sulit. Kalau hidupmu terasa sulit buatlah menjadi mudah. Dan membagi kesedihan adalah satu cara yang bisa memudahkan hidupmu. At least, beban hidupmu bisa berkurang karenanya. Gendis mencebikkan bibirnya. Air matanya tak lagi keluar. Mungkin stok air matanya sudah kering di dalam sana. "Ayo, kenapa kamu nangis lagi malam ini?" tanya Janu lagi. Tak putus asa meski Gendis akan menolak bercerita lagi.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai rab bana di jodi
Baca
+Pustaka
Janda Muda

Janda Muda

Ajak Miftah. "Kalau kurang pakai duit ku. Nggak usah ribet! " Jawab Rio. ** "Aduh pahit banget, Mif.. aku gak kuat." kembali ku muntahkan jus pare, lidah buaya, dan juga nanas muda yang diblender jadi satu. "Tutup hidungmu! Dan minumn cepat!" Kata Rio gak selow. "Gak mau ah! Kamu aja yang minum! Aku mau pulang!" Kataku ketus.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai rab bana di jodi
Baca
+Pustaka
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

''Zahra, apakah kamu mau berjanji beberapa hal kepada ibu? ''Eh, ber~berjanji?'' ''Iya, Ibu mau Zahra berjanji untuk selalu jaga kesehatan, kurangi makanan manis terutama coklat, kurangi makan gorengan, cobalah untuk memperbanyak makan sayuran, jangan tidur terlampau malam.'' Suara ibu bergetar, kulihat buliran bening mengalir dari sudut matanya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai rab bana di jodi
Baca
+Pustaka
Jodoh Yang Dinanti

Jodoh Yang Dinanti

17 Tahun Jakarta ————— "Perhiasan dunia adalah perempuan salihah. Maka kamu harus menjaga diri kamu, Ya. Jangan mengumbar aurat dengan memperlihatkan rambut kamu yang seharusnya kamu tutupi. Abang sayang Raya, maka dari itu Araya mau, ya? Pakai jilbab dan memakai pakaian yang tertutup mulai hari ini. Karena Abang, Ayah dan Bunda bisa masuk surga karena kamu. Namun, karena kamu juga, kami bisa ditarik ke neraka. Paham, 'kan, maksudnya apa?" Adnan mengusap kepala Araya kemudian pergi meninggalkannya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai rab bana di jodi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status