Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelukan Hangat Musuh Keluarga

Pelukan Hangat Musuh Keluarga

Tidak ada donatur lain untuk rumah penampungan selain dari keluarga Ken. Anak-anak boleh tinggal disana secara gratis. Namun sejak kecil mereka diharuskan untuk belajar mandiri, tak hanya menunggu bantuan dari keluarga ini. Mereka memanfaatkan lahan yang tersedia untuk berkebun serta mengerjakan pekerjaan ringan yang bisa menghasilkan uang. Mereka boleh menetap selama apapun yang mereka inginkan. Tapi mereka juga boleh pergi kapanpun mereka mau, karena tidak ada paksaan untuk tetap berada disana.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai infus tangan di rumah
Baca
+Pustaka
Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

"Dina mau ke kamar mandi, dong!" "Mau ngapain?" "Cuci tangan," jawab Dina seraya menengadahkan tangannya. Al melihat kondisi Dina yang masih terpasang selang infus di tangannya, ia berpikir akan sangat ribet kalau harus membiarkan istrinya itu makan sendiri menggunakan tangannya. Membuatnya harus memapah dua kali ke kamar mandi untuk cuci tangan. "Kamu diam di sini saja ya, biar saya yang suapin," ucap Al diplomatis.
9.965.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai infus tangan di rumah
Baca
+Pustaka
Wanita Misterius di Kamar CEO

Wanita Misterius di Kamar CEO

Alex bertanya kepada dokter melalui telepon, "Mungkin lebih baik aku langsung membawanya ke rumah sakit?" Dokter di telepon menjawab, "Biasanya, selama demam bisa diturunkan, tidak perlu pergi ke rumah sakit. Selain itu, infus juga tidak selalu baik untuk tubuh. Untuk situasi seperti ini, coba lakukan penurunan suhu di rumah terlebih dahulu." Dengan kata lain, dalam situasi sekarang, lebih baik mreka mencoba melawan demam di rumah terlebih dahulu.
9.431.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai infus tangan di rumah
Baca
+Pustaka
Pernikahan Paksa Pewaris Arogan

Pernikahan Paksa Pewaris Arogan

"Aku sudah siap," ucap Adelia pelan. Dengan masih menahan rasa malu, dia hanya berhasil memakai handuk untuk membungkus tubuhnya. Tiang infus yang tersambung dengan jarum infus pada tangannya membuat dia kesulitan untuk memakai pakaian. Afgan segera masuk ke kamar mandi dan membantu menarik tiang infus, mereka berjalan perlahan menuju ke ranjang dan Adelia lalu duduk di atasnya.
9.8135.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai infus tangan di rumah
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Nanda Ajach
lama " muak sma alurnya karna pelakor menang,, dan bodohnya si afgan gk mencari tau kehormatan sp yg dia rusak sbelum pernikahan,, mla melinda yg menang bukan adelia yg dia rusak,, mf thor q males lanjut
Alan Nasution
afgan hnya arogan trhdap adelia , tpi trhadap pnipu yg sdh kthuan hnya bisa bungkam . mirip seperti novel2 china , dmna bnyak crita CEOnya gblek , punya uang dan kekuasaan , tpi klh dngan wnita miskin manipulatif.
Baca Semua Ulasan
Terpaksa Rujuk Demi Anak

Terpaksa Rujuk Demi Anak

Rani berdiri dari duduknya dan memanggil Suster, beberapa detik Suster datang dan mulai menyuntik punggung tangan kanan Vivi. "Kemungkinan infusnya akan habis selama satu jam, dan untuk Adik manis, jangan banyak bergerak ya. Supaya cairannya berjalan cepat dan tidak macet." jelas Suster itu kepada Vivi. "Baiklah." jawab Vivi mengangguk. Suster itu tersenyum kepada Rani dan Kenzo, setelah itu dia pergi. "Kamu bobo saja ya, Sayang. Sepertinya kamu kelelahan." pinta Kenzo sembari mengusap-usap rambut buah hatinya itu dengan lembut.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai infus tangan di rumah
Baca
+Pustaka
My Sugar Daddy, My Angel

My Sugar Daddy, My Angel

Angel meringis pelan saat dia merasakan rasa perih pada pergelangan tangannya dan langsung mengalihkan pandangannya untuk menatap ke arah pergelangan tangannya. "Infus ...?" tanya Angel dengan lirih saat dia melihat dengan mata kepalanya sendiri kalau pergelangan tangan kanannya sedang diinfus. Angel meringis pelan sambil memegang kepalanya yang memang terasa begitu pusing yang mungkin karena salah satu efek akibat Angel yang terus menangis malam tadi. "Siapa yang bawa Angel datang ke rumah sakit sampai-sampai Angel diinfus kayak gini?" tanya Angel pada dirinya sendiri dengan nada lemah.
9.862.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai infus tangan di rumah
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Dokter Karina di Tanah Afrika

Kebangkitan Dokter Karina di Tanah Afrika

“Dia kehilangan banyak darah. Kami terlambat menemukannya.” “Bawa dia ke meja tiga,” kataku, sambil mengenakan sarung tangan. “Pasang infus, cepat. Lakukan kompres. Lidia, panggil Andri, bilang aku membutuhkannya sekarang.” Kami tidak memiliki kemewahan rumah sakit canggih di sana. Namun, kami memiliki tangan kami sendiri, ilmu dari pelatihan, dan satu sama lain.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai infus tangan di rumah
Baca
+Pustaka
Pembantu Pemuas Nafsu Sang Majikan

Pembantu Pemuas Nafsu Sang Majikan

“Suster, tolong pasang kembali infusnya di tangan yang sebelah kiri saja agar lebih nyaman.” Suster dengan cekatan mulai membersihkan bekas darah kering di tangan kanan Jason dan memasang jarum baru di tangan kirinya. Selama proses itu, Jason tampak tidak sabar. Matanya terus melirik ke arah pintu, seolah ruangan itu adalah penjara yang sangat sempit baginya. “Dok, berapa lama lagi aku harus mendekam di sini?” tanya Jason ketus.
10319.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai infus tangan di rumah
Baca
+Pustaka
Dynamite (Indonesia)

Dynamite (Indonesia)

Ana berada di sebuah kamar bernuansa biru tua, ia mengangkat satu tangannya yang terasa sedikti ngilu dan melihat sebuah infus tertancap di tangan kanannya. Di kamar itu tidak ada orang, ia mencabut infusnya paksa karena cairannya juga sudah hampir habis. kepalanya sangat pening ketika ia duduk di pinggir tempat tidur. Setelah kesadarannya sedikit pulih, ia memutuskan untuk berdiri dan berjalan ke dapur.
1014.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai infus tangan di rumah
Baca
+Pustaka
Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

Nada dan Gerry juga berkunjung ke kamar utama untuk mendengar langsung pengobatan sang putri. “Infus ini berisi antibiotik, Nyonya.” Dokter menjelaskan. “Tidak bisa berhenti di tengah jalan.” “Jadi sampai kapan aku pakai infus?” “Lusa baru selesai.” “Sabar, ya.” Damien mengusap kepala Melody. Selesai dengan infus, Dokter membuka perban dan memeriksa luka di telapak tangan juga lutut Melody. “Luka-nya sudah kering. Tidak perlu perban lagi.”
1089.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai infus tangan di rumah
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Masruroh Masruroh
seru cerita nya kak, baca bab awal aja udh di bikin esmoni sama kelakuan Lionel yg ninggalin melody,hanya demi Ruby,,, untung saja da demien yg tiba" ngajakin melody nikah, pasti seru secara kan demien sama Lionel sodaraan. sukses terus buat bukunya kak....
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status