Suami Lumpuh yang Disia-Siakan Ternyata Pewaris
Lalu, pandang matanya tertuju pada tulisan singkat, seperti kata-kata terakhir yang ditujukan untuk seseorang.
"Tunggu!" Bima kembali menatap Pengacara. "Surat wasiat ini bukan surat wasiat Pak Hermawan, tapi surat yang dibuat anak Pak Hermawan sebelum meninggal. Lalu, apa hubungannya saya dengan anak Pak Hermawan? Bukannya saya mendapatkan harta itu karena saya sudah menyelamatkan nyawa Pak Hermawan?"
Setelah membaca semua isi di dalam lima lembar berkas itu, Bima semakin bingung ... jelas yang ia baca, harta warisan tersebut bukan dari Pak Hermawan, melainkan anak laki-lakinya yang sudah meninggal dunia.