Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga #Tetangga_tak_tahu_kami_kaya Pov Bu Bondan 2 Begitu mereka pindah yang pertama aku tergiur adalah koleksi bunga si Yanti. Halamannya yang luas ditumbuhi beragam bunga. Apalagi ada beberapa keladi yang lagi booming. Kucoba meminta secara baik-baik. Si Yanti justru tak mau memberikan. Dasar pelit, sudah mau ditinggal pun tak dikasih juga.
1041.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai intai
Baca
+Pustaka
Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Untung sayang. TAMAT
1065.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai intai
Baca
+Pustaka
Penyintas

Penyintas

--------------------- Bersambung. ---------------------
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai intai
Baca
+Pustaka
CINTA yang TERSAKITI

CINTA yang TERSAKITI

Tanya Sandoro setelah selama beberapa menit tidak terdengar jawaban dari Natasya. “Tidak ada yang perlu kujawab atau tanggapi dari ucapan pria asing sepertimu! Aku bersedia ikut denganmu hanya karena tidak ingin bertengkar, Nak!” Natasya sengaja membuat marah Sandoro dengan memanggil pria itu Nak.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai intai
Baca
+Pustaka
RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

Baru saja Rinai hendak menelepon balik Reinart, sebuah pesan WhattApps masuk. "Aku menunggumu di rumah. Hari ini ulang tahun Anin yang ke tiga. Kamu enggak lupa, kan?" Rinai menepuk keningnya pelan. Bagaimana dia bisa melupakan acara itu? Padahal semalam Reinart sudah mengingatkan. Gegas wanita itu mengganti dasternya dengan pakaian yang lebih pantas. T-shirt putih dipadu dengan jeans berwarna telur asin. Kemeja slimfit berwana biru muda dikenakan terakhir untuk menambah kesan kasual dan manis. Rinai tak memerlukan 'make up' untuk wajahnya. Cukup bedak tipis dan mengoleskan lipstik mate berwarna merah muda ke bibirnya agar tak terlihat pucat.
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai intai
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

Sementara aku diberi tugas membuatkan minum bagi tamu tak diundang tersebut. Hanya satu cangkir teh, nggak membutuhkan waktu lama. Kurang dari lima menit aku sudah menyuguhkan teh hangat ke depan Tama. "Jadi, namanya siapa?" tanya Ibu yang aku perhatikan terus memandangi Tama dengan tatapan kagum. "Sebelumnya saya minta maaf sudah lancang datang ke sini. Saya Tama, teman Wina. Kami dulu pernah satu sekolah," terang Tama seraya memperkenalkan diri.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 491 kali sebagai intai
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
Seuntai Janji

Seuntai Janji

tanya Imran, sesaat setelah mereka menduduki kursi masing-masing di mobilnya. "Aku pengen beli sesuatu. Bisa antarin?" Dahayu balik bertanya sambil memasang sabuk pengaman. "Boleh, mau dianterin sampai ke bulan pun, aku siap." "Ngapain di bulan?" "Main congklak. Kan, bolong-bolong itu permukaannya, pas buat biji congklak."
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai intai
Baca
+Pustaka
Simpanan

Simpanan

Berbulu tipis dan nampak menggoda bagi kejantanan Smith. "Aku akan memuaskanmu hari ini. Agar kau tidak akan berani lagi memiliki niatan untuk membantahku." Smith bergerilnya mencumbu setiap inchi dari tubuh milik Ayumi. Entah mengapa tubuh mungil itu benar-benar membuatnya candu. Sesekali Smith menggigit kulit seputih susu itu untuk meninggalkan tanda kepemilikan. Setelah puas dengan semua hasil karyanya kini dirinya mencecap ujung dua gunung kembar milik Ayumi. Sama dengan sebelumnya, Smith meninggalkan tanda keemilikan disana.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai intai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status