Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

Gini nih gak enaknya duduk di kursi panitia, huh. “Iya dapetnya itu!” jawabku lagi seraya mencoba tetap bersikap biasa. Intan ini memang dulu bukan bintang kelas dalam urusan nilai, tetapi seingatku dia itu supel dan mudah bergaul dengan siapa saja. Satu lagi yang membuat dia menang yaitu postur tubuh tingginya yang berbanding terbalik denganku. “Rudi, Intan! Sini!” Kudengar suara memanggil mereka.
10261.1K viewsCompletedAdded to Library 9.7K Times as mengintai
Read
+Library
 CINTA DI BALIK BENCI

CINTA DI BALIK BENCI

kata Shinta sambil menunjuk kursi di depannya. Lia tersenyum kecil dan duduk, merasa sedikit canggung. Shinta terlihat berbeda dari yang ia bayangkan. Ada aura percaya diri yang memancar dari wanita itu, seolah ia tahu cara menguasai suasana. "Aku senang kita bisa bertemu," kata Shinta. "Dean banyak bercerita tentangmu. Aku jadi penasaran seperti apa orang yang membuatnya begitu bahagia."
101.9K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as mengintai
Read
+Library
Pesona Istri Kedua Pilihan Istriku

Pesona Istri Kedua Pilihan Istriku

Hanya saja, pintu ruangan yang mereka pakai untuk berkumpul mendadak terbuka. Di sana, Intan tampak kuyu dan frustasi! “Ntan? Kenapa?” tanya semua teman-temannya termasuk Marta. “Rendi,” ucapnya dengan suara serak, "suamiku..."
103.8K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as mengintai
Read
+Library
OM CEO, I LOVE YOU!

OM CEO, I LOVE YOU!

Elvin menaikkan kembali kaca mobilnya yakni tanda bahwa pembicaraan selesai. Intan berjalan menuju papan pengumuman untuk melihat nomor ruang ujiannya. Suasana sangat ramai, ia harus berdesakan dengan calon mahasiswa lain. Namun, saat ia sedang asyik mencari namanya, seseorang menepuk pundaknya dengan keras. "Intan? Intan dari Desa Sukamaju, kan?!" Intan menoleh dan tertegun. Di depannya berdiri seorang pemuda sebaya dengan penampilan yang cukup modis namun masih memiliki aksen daerah yang kental.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as mengintai
Read
+Library
Aku Juga Keturunan Jenderal

Aku Juga Keturunan Jenderal

"Nona, apakah kamu bahagia?" Dayang Ita meraih tangan Intan, mengerahkan sedikit tenaga untuk menggosok kapalan di telapak tangan Intan sebelum mengeluarkan salep yang dibawanya. Salep ini diberikan oleh Tabib Riel yang katanya bisa melunakkan kapalan di kulit dan wangi. Intan mengusap bagian belakang lehernya dengan tangan lain, "Tidak ada yang membahagiakan. Ini bukan pernikahan pertamaku."
10191.4K viewsCompletedAdded to Library 5.7K Times as mengintai
Show Reviews (50)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Arumi Nasha
baru mulai baca dari author ini, memang lagi nyari² novel begini. Krena saat ini lagi baca mayor jendral joka yg masih on going. sambil nungguin updatenya tiap hari, jadi kesini dulu... mantapp Thor ... ada karyawan baru kah ???
Read All Reviews
VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

jawabku lagi. “Apa! Mbak Fatki ini kok, enggak punya otak! Motor orang di tarok di rumah RT!” maki Intan seraya menggebrak meja makan. Aku sampai keselek dan rasanya perih di tenggorokan. Kutumpahkan mie kuah yang sedang kunikmati ke wajah glowing Intan. Intan menjerit kepanasan. Dia langsung lari ke kamar mandi.
10146.9K viewsCompletedAdded to Library 4.6K Times as mengintai
Read
+Library
Simpanan!

Simpanan!

Merusak suasana tenang dan santai di pagi hari kami pun terganggu. "Siapa sih ... yang mengetuk pintu dengan begitu kuat. Nggak ada sopan santunnya. Nggak sabaran!" Aku berdecak kesal. Baru saja pantat ini terangkat Intan sudah menahanku. "Biar Intan saja, Ma. Mama lanjutkan saja makannya!" Intan mendorong kursinya ke belakang sedikit lalu berdiri dari duduknya. Menghampiri pintu ke luar yang masih digedor dengan kuat. Sepertinya yang berada di luar sana adalah orang gila atau orang yang tak memiliki pendidikan. Atitude-nya sangat nol besar.
1032.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as mengintai
Read
+Library
Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya

Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya

Saat masuk ke rumah, ia langsung menuju kamarnya. "Kaisar, tunggu!" Maira berteriak memanggil Kaisar yang sudah menaiki tangga. "Maaf, Ma! Aku capek." "Tunggu, Kaisar! Kamu kenapa? Mana Intan?" Maira mengedarkan penglihatannya mencari keberadaan Intan. "Intan sudah pulang," jawab Kaisar tanpa menoleh. "Pulang? Pulang bagaimana maksudmu?" Maira tidak mengerti dengan jawaban Kaisar.
9.7581.9K viewsCompletedAdded to Library 15.7K Times as mengintai
Read
+Library
Mencintaimu

Mencintaimu

Tanpa menoleh Leo melangkah menyusuri sisi jalan. "Teman?" bisik Pak Toha masih tak yakin dengan pendengarannya. Pak Toha yang sudah jadi sopir pribadi Leo selama satu tahun terakhir tak pernah sekali pun melihat Leo bertemu teman-temannya. Bahkan Leo pernah bilang padanya, bahwa dia tidak memiliki teman. "Dalam dunia entartaiment itu tidak ada yang benar-benar teman, Pak. Kalau bukan musuh yang hanya sekadar relasi. Itu pun kebanyakan palsu. Saya lebih baik tidak punya teman."
1.8K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as mengintai
Read
+Library
BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK

BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK

sahut Moza menjelaskan. “Gamaliel.” Pak Mario berdiri dan menghampiri Moza. Lalu ditutupnya pintu ruangan itu rapat-rapat, sepertinya ia tidak mau ada celah sedikit pun yang membuat pembicaraannya nanti dengan Moza didengar oleh orang lain dari luar. Pak Mario mengulurkan tangannya. “Selamat datang, Moza. Maaf atas sikap saya barusan. Saya kira mahasiswa saya,” ungkapnya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as mengintai
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status