SEPERTI MENDUNG
Dia berpikir dan terus berpikir sampai tak bisa berdiam.
Hal semacam ini cukup sulit dia jalani. Hidup antara berjuang dan diperjuangkan itu sangat berbeda. Namun, dia sendiri juga tak bisa untuk menjadi pengecut terus yang menyerah dengan keadaan. Mana mungkin, seorang lelaki akan menyerah untuk mendapatkan apa yang dicintainya. Dia pun pergi ke rak buku koleksinya. Kemudian, mengambil sebuah buku kesukaannya, yaitu Dunia Kafka dari Haruki Murakami. Ya, memang lelaki berbadan tegap itu menyukai karya-karya Haruki Murakami. Entah, karena alasan apa dia menyukainya. Akan tetapi, dia merasa enak saja kalau membaca tulisan Haruki Murakami itu. Sungguh, kadang juga dia terbawa ke suasana ketika
Hot Chapters