Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tangisku

Tangisku

Melewati warung mi ayam, beberapa orang sedang menikmati makanannya, berikutnya kedai coklat, beberapa cowok berkumpul dan memainkan gitar, ku lewati lagi warung makan sederhana, beberapa abang ojek online menaikkan satu kakinya di kursi dan menikmati segelas minuman hangat, tepat di sebelahnya kedai jus, meski sepi tapi ada dua pembeli yang menunggu. "satu porsi roti bakar rasa coklat ?!"pelayan menyebut pesananku, aku membayar dan membawanya pulang. Melewati jalan yang sama, aku tidak lagi memperhatikan kiri, kanan, aku tidak lagi mengharap ada seseorang yang menaruh perhatiannya padaku, tak ada gadis misterius yang menawan. Sampai di depan kamar, aku memandang sekitar, tak ada yang mencur
2.6K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as kokoro
Read
+Library
AURORA

AURORA

Berjalan seorang diri di tengah-tengah hutan dan menemukan pria bermata ungu itu sedang memandangi langit yang dihiasi oleh tarian Aurora berwarna senada dengan mata Aquilla. Aku mendekat ada Aquilla ketika berhasil menemukannya sedang berdiri mematung di tepi bukit, memandang ke atas langit yang bertabur bintang dan juga sebuah Aurora ungu sedang menari-nari di atas sana. Tariannya memanjakan mata, mengundang decak kagum dari orang-orang yang menyaksikannya jika di sini ramai dipenuhi oleh sekumpulan manusia.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as kokoro
Read
+Library
Castle

Castle

Lucy Annestarickkast
Kekompakan kami dalam mengendalikan kuda menggambarkan kerja sama tim dan saling mempercayai di antara kami. Mata kami menjelajahi pemandangan yang menakjubkan di sekitar. Gunung menjulang, padang rumput yang luas, atau hutan yang rimbun memberikan latar belakang yang megah dan memperkuat keindahan perjalanan ini. Alam yang melingkupi menghadirkan keajaiban dan ketenangan yang mendalam, menciptakan suasana yang romantis dan penuh keajaiban.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as kokoro
Read
+Library
Koma

Koma

Tampar aja deh gue) Keheningan menyusupi kami berdua, hanya ada suara hembusan angin lembut menerbangkan rambut kecoklatan Rimba. Kedua alis coklatnya itu tertutup samar oleh poninya yang hampir mengenai mata beningnya, bibirnya merah jambu namun agak sedikit kering. Aku jadi ragu dia ini anak desa. Tapi sepertinya gadis yang kupandangi ini tak sadar, karena asyik menikmati cerahnya langit dan benda seperti permen kapas yang bergerak secara perlahan.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as kokoro
Read
+Library
Patah

Patah

*** [1] Yukata : jenis kimono dari katun tipis tanpa pelapis Bersambung Author's note Eh, kayanya si Mamang mulai lebih perhatian nih. Nayara bobo pelor, dia lihatin mulu, lalu mau nyelimutin segala. Sekarang Nayara pergi dia ikutin. Uhuyyy... Ya sudahlah, Mang, eh, Manggala. Lanjutkan saja perjalanan nasibmu. Takdir kan sudah nunggu di ujung sana. Dah kita mah cuma bisa komen aja pan.
1028.7K viewsCompletedAdded to Library 688 Times as kokoro
Read
+Library
KURENSIA

KURENSIA

teriak Agarish Gino dan Tiara terkekeh mendengarnya “Kalau mereka pacaran kaya nya cocok,” celetuk Tiara “Mana mau kak Agarish sama anak remaja,” “Siapa tahu aja,” “Kak Agarish suka sama yang tipe tipe dewasa gitu.” “Aira itu dewasa,” “Yaudah,” Gino mendekat ke arah Tiara, dia mencium kening Tiara. “Aku anterin kamu pulang, takut mamah kamu nyariin.” sambung Gino
102.5K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as kokoro
Read
+Library
Primadonaku

Primadonaku

yang dimaksud bigbos adalah Anggodo. "Kamu dengar dari siapa, Dini?" Karina yang sudah setahun menjadi bidadari syahwat itu setengah berbisik. "Aku tadi secara tak sengaja mendengar percakapan Madem Sonya dan Zus Jenet," Dini pun tetap bersuara lirih khawatir ada yang mrndengar. "Katanya, sih dibawa kabur pemesannya,"
103.6K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as kokoro
Read
+Library
LORO

LORO

Ucap pria yang menunjuk layar ponsel pada Bagas lalu membuka bagian belakang mobilnya dan membawa satu kotak kaca bening berisi kue. "Cocho pandan with ginger and cinamon." Ucap lelaki itu tak urung membuat Bagas tersenyum mendengar dua rasa favoritnya disebut. Ia seolah tak percaya Maya ingat dengan hal itu. "Juga kartu spesial dari Arimbi dan Bu Arum." Tambah lelaki yang menyerahkan beberapa lembar kartu ucapan pada Bagas yang berdiri kaku. "A- ... Arimbi dan Arum?"
9.79.9K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as kokoro
Read
+Library
RETAK

RETAK

Dia hanya memeluk tubuh sendiri dengan mengamankan benda yang tadi dibeli. Sorot matanya tertuju ke depan jalan. Tak begitu banyak kendaraan yang tampak hilir-mudik di jalanan sana. Namun, bola mata Vitaloka terkunci di salah satu objek di seberang jalan tepat dekat toko roti. Vitaloka mengenali plat mobil dan mobil pajero putih tersebut. Bahkan dua orang yang baru saja memasuki mobil, dia mengenalinya. Itu Sebastian dan Nesya.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as kokoro
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status