Gairah Saudara Ipar
Mona menepuk pundak adik iparnya itu, "Kenapa harus berpikiran macam-macam? Lagi pula kita ini kan saudara ipar, bukan siapa-siapa."
Yang dikatakan kakak iparnya itu benar. Mereka hanya saudara ipar, tapi tetap saja beberapa orang pasti akan berpikiran berbeda. Mereka mungkin akan mulai menyebarkan gosip baru, bahkan lebih parah dari yang keduanya pikirkan.
"Tapi Kak bagaimana jika mereka berpikiran macam-macam?" Tanya Andri dengan wajah takutnya.
"Ah, kau itu cemen sekali. Jangan pikirkan omongan orang-orang, kita ya kita!" Tegas wanita itu kenapa adik iparnya.