Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dikejar Cinta Mantan Suami

Dikejar Cinta Mantan Suami

kekeh Jeandra. ​Zelena berjalan mendekat, berdiri tepat di depan sofa hingga bayangannya menutupi wajah Jeandra. "Kamu pikir ini lucu? Kamu pikir aku ini apa? Perlombaan yang bisa kamu tonton hasilnya sambil bersantai?"
1057.6K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as janda semakin di depan
Read
+Library
AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

"Sial... Kenapa bajingan itu harus muncul di sini?" gerutu Jangsam, giginya bergelatuk geram. Langkah kaki San-Ja yang menjauh tak sedikit pun mengurangi rasa waspadanya. "Padahal dia adalah tipe orang yang sangat jarang menampakkan batang hidungnya di depan publik!" batin Jangsam kesal. Satu indikator tak terduga telah muncul dan hampir mengacaukan seluruh rencana matangnya. "Hah... sepertinya ini akan jauh lebih merepotkan dari dugaanku."
101.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as janda semakin di depan
Read
+Library
Duda Incaran Shana

Duda Incaran Shana

Shana tidak bisa mengungkapkan satu-persatu perasaannya saat ini. Apa lagi saat melihat keberadaan Nendra di depan rumahnya. Tanpa aba-aba dan peringatan pria itu tiba-tiba berada di depan rumah Ndaru. Berdiri tegak dengan senyum manisnya yang khas. Namun ekspresi itu berbanding terbalik dengan Ndaru dan Shana.
109.8K viewsOngoingAdded to Library 351 Times as janda semakin di depan
Read
+Library
Menyusui Bayi Dokter Tampan

Menyusui Bayi Dokter Tampan

Dia berjalan menuju Alifa. Namun Atta buru-buru pasang badan di depan perempuan yang tengah duduk itu. Dia berdiri di belakang Alifa dengan tangan bersedekap, memandang tajam Winda yang seketika mundur lagi lantaran tak tahan dengan tatapan Atta yang penuh dengan tekanan.
18.1K viewsCompletedAdded to Library 398 Times as janda semakin di depan
Read
+Library
Terjerat Gairah si Om Suami

Terjerat Gairah si Om Suami

"Ayo. Ada warung kopi di depan, biasanya ada toilet di belakang. Jalan cepet, sebelum kamu bikin masalah baru." Jena pun setengah berlari kecil, menunduk, sambil terus mengerucutkan bibirnya. Sementara Abas mengikuti di samping, wajahnya tetap datar tapi sudut bibirnya jelas menahan senyum. Dalam hati, ia bergumam dingin, "Istri macam apa yang harus saya urus sampai masalah perut segala?" ******
1.3K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as janda semakin di depan
Read
+Library
Malam Pertama Penuh Gairah Bersama Cucu Presdir

Malam Pertama Penuh Gairah Bersama Cucu Presdir

Ia malu dengan penampilannya sekarang. Setelah dua orang tadi pergi, si pria asing pun melangkah mendekati Hanna. Jasmin yang sebelumnya duduk di depan Hanna, langsung berdiri dengan tubuh gemetar ketakutan. Kepalanya menunduk seolah enggan menatap pria yang kini berdiri di depan dan memandang Hanna, membayangkan apa yang gadis di depannya sudah alami.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as janda semakin di depan
Read
+Library
Jagoan di Puncak Kejayaan

Jagoan di Puncak Kejayaan

"Kita ini lagi di depan umum. Berhentilah memuntahkan omong kosong!" Javier memeluk Jade dan menggendongnya di depannya. "Apa aku memuntahkan omong kosong? Tidak bisakah kamu merasakannya?" Wajah Jade semakin memerah. "Cepat, pergi sana. Aku juga harus mandi dan segera pergi bekerja. Hati-hati, jangan sampai ada yang melihatnya." Pada saat itu, Mary Jane, yang juga tinggal di komplek vila itu, tampak bergegas.
9498.6K viewsCompletedAdded to Library 11.5K Times as janda semakin di depan
Read
+Library
 JADI JANDA GARA-GARA JANDA

JADI JANDA GARA-GARA JANDA

lirihku kesal. Akan tetapi mata Jali malah berkedip tak jelas, maksudnya apa sih? Cacingan atau gimana tuh mata berkedip Mulu. Saat aku kembali celingukan yang ku dapati ternyata Rindu sudah berada di belakang Jali bersama dengan pria yang sepertinya umurnya telah terlalu dewasa. Entah Omnya, Bapaknya, atau siapa? Aku tidak tau pasti sebab aku tak mengenalnya sama sekali.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as janda semakin di depan
Read
+Library
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

"Aku tahu, Yara. Aku merasakannya juga. Semua yang kita lakukan sekarang sepertinya hanya bagian dari puzzle yang lebih besar. Kitab itu... mungkin hanya permulaan dari apa yang harus kita hadapi." Jin Wu yang sedang mengawasi sekeliling bergabung dengan mereka, duduk di dekat api. "Tapi kita tidak tahu bagaimana mempersiapkan diri untuk itu. Musuh kita semakin dekat, dan kita tidak tahu di mana mereka akan menyerang selanjutnya."
107.2K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as janda semakin di depan
Read
+Library
Suami Kiriman Bikin Nyaman

Suami Kiriman Bikin Nyaman

"Sebentar lagi kita sampai," ucap Mahendra sambil menoleh ke arahku. Lampu jalan mulai menunjukkan keberadaannya. Meskipun tidak rapat, tapi bisa menunjukkan pemandangan di luar jendela mobil. Lalu lalang di jalanan pun mulai terlihat, dan rumah penduduk berjajar seakan menyambut kedatangan kami. Walaupun terlihat pohon-pohon jati menjulang di belakang pemukiman.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as janda semakin di depan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status