Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

TUT Sambungan terputus, Redita menghela nafas panjang. Matanya memanas, hatinya kembali pedih. Kenapa setiap kebahagiaan yang ia cicipi hanya bertahan sementara? Apakah benar ia tidak pantas bahagia? "Selamat tinggal, terima kasih banyak!"
9.9265.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.8K kali sebagai dunia dikala senja
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Di mana harga diriku sebagai istri? 💔💔💔 Terima kasih sudah membaca Ujung Senja. Semoga suka dan tetap mengikuti ceritanya. Jangan lupa vote, ya, teman-teman💜
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai dunia dikala senja
Baca
+Pustaka
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

“Lupakan saja apa yang kukatakan barusan.” “Jika kau menyuruhku untuk melupakannya, kenapa kau memberitahuku barusan?” “Entahlah, itu hanya isi pikiranku. Wah, cahaya matahari terbenam sungguh indah. Tapi hanya sesaat.” “Kau benar sangat indah.” ‘Hey Gio, aku hanya ingin mematahkan kutukan itu. Apa aku bisa?’ gumam Damian dalam hati.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai dunia dikala senja
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Lalu, malaikatpun berdatangan Seraya mengaminkan perkataan seorang hamba Tak pernah menentang lagi Tak ingin membuat kecewa lagi Hamba telah berdamai dengan malam Tuhan, jangan Kau putus dengan mentari dan senja lagi Keduanya tertinggal di belakang Hamba berkenan walau seribu tahun dalam kegelapan Namun, satu pinta hamba Izinkan malam yang telah datang, Takkan pergi mencari pelukan Terima kasih :)) Tidak usah berdebat tentang surya lagi ya, Karena aku telah menemukan malam yang aku impikan Tolong berdamai dengan senja, wahai mentari Karena dia tidak bersalah selama ini Aku lah yang sangat mengecewakan Ada 365 hari dalam setahun yang bisa dicari oleh mentari ataupun senja Ada 7,2 miliar pendu
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai dunia dikala senja
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Kata Senja. “Sedia lo tahu kan nggak ada yang sia-sia di dunia ini? Waktu lu yang mungkin cuma sebentar tapi membekas di hati lu nggak bakal sia-sia kalo lu bisa damai sama hati lu. Sekarang lu pikirin dan lu pilih kemana lu bawa hati lu. Menjauh atau bertahan. Semua keputusan ada di tangan lu Di.”
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai dunia dikala senja
Baca
+Pustaka
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Senja Olehku yang berduka Hai senja Warnamu indah Oren kemerahan Memberi semangat juga kehangatan Cahayamu memberi ketenangan Untuk hatiku Yang mengharu biru Hai senja Kau mengantarkan cahaya kehidupan Mengawali kegelapan malam Mengantar makhluk Ke peristirahatan Hai senja Lihatlah Aku terdiam Memandangmu Dengan luka Senyumku hilang Melayang Terbawa kegelapan Terbang bersama kebahagiaan Melayang Tinggi ke awan Hai senja
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai dunia dikala senja
Baca
+Pustaka
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Sedang apa dan di mana mereka sekarang? Tanpa peringatan Parta tiba-tiba menghentikan langkah kakinya. Dia mendongak. “Sebentar lagi malam tiba,” ujarnya. “Tapi sebelum benar-benar malam, lidah-lidah api akan bermunculan dari balik bumi sebelah barat menghamparkan kemilau cahaya kemerahan di cakrawala. Orang-orang menyebutnya dengan senja. Tapi aku lebih senang menyebutnya petang. Karena jika kau tak berhati-hati, kegelapan bisa merampas sebagian dari dirimu, dan menawarkannya kepada sang malam yang mengentalkan waktu. Coba lihat ke angkasa, Kawan. Lihat petang.”
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai dunia dikala senja
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

(Ciara) "Kenapa tidak bisa? Sayangku, senja sekedar memberi canda candu, tapi aku bisa memberimu nada madu. Lebih manis, bukan?" (Haidar) "Warna senja memang menyiratkan betapa indahnya dirimu." (Ciara) "Apakah tampanku akan hilang tatkala senja itu mengerang?" (Haidar) "Tampanmu hanya akan memudar, tatkala kamu tak bisa membedakan mana senja, mana mentari." (Ciara)
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai dunia dikala senja
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Matahari terbenam, memenuhi langit dengan cahaya senja. Di senja yang perlahan menyelimuti, lonceng Kuil Dewa Selatan berdentang, bergema di antara pegunungan bersama kicauan burung-burung yang kembali pulang. Lyra perlahan membuka matanya dan melihat sosok tinggi dalam jubah abu-abu-putih, bermandikan cahaya kuning yang hangat, berdiri di depan tempat tidurnya.
984.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai dunia dikala senja
Baca
+Pustaka
SENJA DI BALIK RAHASIA

SENJA DI BALIK RAHASIA

Langit sore di kota itu berwarna jingga keemasan, seperti biasa tenang, indah dan menipu. Alya berdiri di pinggir trotoar, memandang matahari yang perlahan tenggelam di balik gedung-gedung tua. Sudah lama ia tidak benar-benar memperhatikan senja seperti ini. Dulu.. senja selalu berarti satu hal: Rendra
338 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai dunia dikala senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status