Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suara Desahan di Kamar Anakku

Suara Desahan di Kamar Anakku

Gegas kubertanya menelisik dengan seksama. "Iya, kaki kamu baik-baik saja begitu. Kamu bohong ya?" Mas Yusuf langsung menimpali. Wajahnya langsung memerah. "Aw aw! Sakit kok, Mas. Tadi cuma repleks saja." Jenifer langsung memperlihatkan kaki pincangnya setelah sadar. "Tadi terlihat baik-baik saja kok. Eh malah tampak kesakitan lagi sekarang," sindirku.
9.8829.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29.0K kali sebagai jempol kaki terasa tebal
Baca
+Pustaka
Ampun, Jo, Ini Kegedean!

Ampun, Jo, Ini Kegedean!

“Mulai dari jari kaki, Bu, ya,“ ia sedikit mendorong kain selimutnya dari mata kaki Septa ke arah belakang lutut. Kaki kencang dan putih Septa terpampang sudah. Ilmu master pijat dalam pikiran Teja mulai mengarahkan jari jemari Teja untuk menekan titik-titik syaraf yang sesuai. “Ehmm, iya, Ja. Di bagian jempol kaki sejak semalam agak kaku,” Septa mulai mendesah keenakan. Suara desahan itu terdengar begitu merdu di telinga Teja seperti nyanyian riang burung di tengah perkebunan.
1050.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai jempol kaki terasa tebal
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Pembengkakan (edema) di pergelangan kakiku kembali kambuh karena terlalu lama berdiri. Sepatu heels setinggi tujuh sentimeter yang kupakai terasa seperti alat penyiksa zaman pertengahan. Tumitku perih, betisku kram, dan telapak kakiku terasa terbakar. Setiap langkah kecil untuk menyambut tamu terasa seperti berjalan di atas pecahan kaca. "Selamat ya, Bu Alea. Putranya tampan sekali," puji istri seorang menteri, menyalamiku dengan senyum lebar.
9.468.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai jempol kaki terasa tebal
Baca
+Pustaka
Nafkah yang Keliru

Nafkah yang Keliru

Namun, tanpa menunggu lama, aku kembali menariknya. “Ish, pelan-pelan Akang!” “Oh, iya maaf.” Saat itu aku baru sadar, jika kaki Lara kenapa menjadi besar. Aku memastikan dengan melihat wajah dan tubuhnya. Namun, kenapa tampak ganjil. Pipinya tidak chubby dan tubuh Lara juga tidak membesar. Kenapa bagian kaki ini malah terlihat membengkak sendiri. “Itu bengkak.”
1084.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai jempol kaki terasa tebal
Baca
+Pustaka
Wholehearted Love

Wholehearted Love

"Aduh!!!" Tria meringis kesakitan saat tumit kaki kanannya begitu nyeri saat menapak tanah. Tumitnya tadi memang menghantam tembok saat ia meluncur dari susuran tangga darurat. Ia terlambat melompat saat sudah sampai di ujung tangga. Saat kejadian tadi ia hanya merasa sedikit nyeri. Tapi sekarang anklenya membengkak dan berdenyut-denyut parah. Sepertinya ia akan kesusahan untuk berjalan dengan normal.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 940 kali sebagai jempol kaki terasa tebal
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

teriak Tari saat jempol Pram mulai menekan titik syaraf yang bengkak. "Ditahan dulu sebentar, Sayang. Kalau nggak cepet dibenerin letaknya dari sekarang, nanti malam malah makin bengkak dan kamu nggak bakal bisa jalan besok pagi," jawab Pram dengan nada bicara yang tegas namun penuh perhatian. Setengah jam kemudian, proses pengurutan yang penuh rintihan itu selesai.
1058.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai jempol kaki terasa tebal
Baca
+Pustaka
That Dragon is Mine (INDONESIA)

That Dragon is Mine (INDONESIA)

Pergelangan kakinya terasa tidak begitu sakit lagi. June menarik kakinya hingga ke posisi menekuk untuk melihat pergelangan kakinya lebih dekat. Masih sedikit bengkak, tetapi sudah jauh lebih baik. Lebam birunya pun sudah tidak terlalu sakit lagi. Apakah mungkin? June menggelengkan kepalanya. Apakah dia sudah gila? Apakah mungkin tentang Alarick Joseph semuanya hanya imajinasinya saja? Mungkin sake kemarin terlalu kuat hingga membuatnya berimajinasi. June tertawa, mana mungkin tiba-tiba seorang pria bisa muncul dan mengantarkannya pulang. Ada-ada saja, pikirnya.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai jempol kaki terasa tebal
Baca
+Pustaka
Playboy Kampus

Playboy Kampus

Persendian kakinya terasa sakit. Beryl tampak berpikir, haruskah dirinya mengurut persendian Jamilah? Kalau hanya mengurut kaki yang terkilir dirinya bisa. Hanya saja yang menjadi pertanyaan Beryl, benarkah kaki Jamilah keseleo? Apakah di desa seperti ini tidak riskan jika dirinya harus memegang kaki seorang cewe? Bagaimana kata orang bila nanti ada yang melihat? Lebih-lebih jika dirinya memegang betis yang kuning dan bersih itu? Ini desa. Bukan kota Surabaya. Di Surabaya tak ada yang akan mempermasalahkannya. Tapi, jika di sini ada orang yang melihat? Begitulah yang memenuhi pikiran Beryl.
109.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai jempol kaki terasa tebal
Baca
+Pustaka
Jebak Pesona Kakak Tiri Tampan

Jebak Pesona Kakak Tiri Tampan

Tanpa bersuara, jemari panjangnya mulai menyentuh kulit pergelangan kaki Blaire, mengecek kondisi persendiannya dengan sangat hati-hati. “Ssshhh ....” Blaire refleks mendesis ngilu, jemarinya meremas kain roknya saat sentuhan Ben mengenai titik pergelangan kakinya yang terkilir dan membengkak tipis. Sepertinya posisinya jatuh dan bertumpu tadi memang cukup keras.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai jempol kaki terasa tebal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status