LENYAPNYA SUAMI DURJANA
Ah, aku kudu berbuat sesuatu untuk mengurungkan niat Arsya mengambil alih tugas Tuan Husein,' gumam Jingga dalam hatinya.
_
_
Waktu berlalu, kini Jingga sudah satu ruangan dengan Arsya. Ia menjelaskan tentang penjualan saham, dan berapa anggaran yang harus diperkirakan masuk dan keluar.
"Aku sudah mengerti," seru Arsya meminta Jingga berhenti bicara.
Jingga menatapnya kesal, tetapi tak berdaya untuk melakukan apa-apa.
"Baguslah, kalau kau sudah mengerti," sahutnya.
Hot Chapters