Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva
"Tunggu, imajinasi tanpa nalar seperti ular, mampu bergerak namun tak mampu berjalan."
Yang terakhir di antara kami diam. Ia adalah mahluk penuh keresahan. Utuh dengan rasa sakit. Namanya mirip seperti pemain film Titanic, Jack. Maaf jika aku benar. Sayangnya dia adalah Joke, lebih tepatnya Jokes. Ia suka bercanda. Kami senang melawak dan membahagiakan diri kami sendiri. Cara-cara seperti mengejek diri sendiri, pura-pura tersakiti, dan belajar 'Playing Victim' . Menjadi korban tenyata bisa se-seru itu.
Tetapi itu semua hanya dibatasi tembok khayalanku saja. Kami masih lah tetap ingin menjadi manusia baik. Manusia tukang makan, tidur, dan sesekali kebelet. Kehidupan yang normal.
Bab Populer