Kakak Ipar, Mari Kita Bercerai!
"Jika Papa menerima mawar dari hasilku bertanam, Papa pasti akan bangga dengan jeri payahku merawat dan menjaga mawar ini. Meski butuh proses yang lama tapi …, bukankah proses tak akan menghianati hasil? Kalimat itu kan yang Papa ajarkan padaku? Ingat tidak?"
Liam terkekeh, anak perempuannya ini sungguh pintar. Tak hanya itu, daya ingat Angel juga kuat, mengingat usia yang baru empat tahun. Liam mengelua rambut berkepang dua itu dan mengecup pipi sekilas. Menandang penuh kasih anak dengan pipi chubby itu.
"Anak papa sungguh hebat, papa bangga padamu."
"Tentu saja. Aku kan malaikat penyelamat Papa, sesuai dengan namaku, Angel. Benarkan?"
인기 회차