Gambaran besar tentang ancaman kosmik bagi Bumi selalu membuatku kembali ke Darkseid. Dia terasa seperti ancaman yang personal sekaligus tak terbendung: bukan cuma otot atau ledakan, tetapi ideologi totaliter yang ingin menghapus kehendak bebas lewat 'Anti-Life Equation'. Aku ingat betapa mencekamnya adegan-adegan di komik 'Final Crisis' dan juga di banyak arc 'Justice League' — Darkseid menatap, mengeluarkan Omega Beams, dan rasanya semua rencana superhero bisa runtuh dalam sekejap.
Selain kekuatan fisik yang luar biasa, yang membuatnya paling berbahaya menurutku adalah kemampuannya mengorganisir Apokolips: pasukan Paradooms, Furies, dan teknologi yang tampak seperti kutukan bagi peradaban manapun. Dia bukan hanya boss besar yang bisa dikalahkan dengan pukulan keras; dia ancaman ideologis yang bisa mengubah masyarakat dan memperbudak pikiran. Jadi buatku, ancaman terbesar seringkali bukan sekadar ledakan, melainkan entitas yang ingin menyusun ulang hakikat kemanusiaan — dan itu sebabnya Darkseid terus menghantui pikiranku.