Kyraka
ungkapnya dengan tegas.
Kyra tersenyum miring, lalu melipat kedua tangannya menyilang di depan perutnya. "Oke, gue bakal ikutin permainan lo dan Aphrodite's." Pupil mata Arum melebar untuk sesaat, dan itu membuat Kyra semakin tersenyum puas. "Bingung, ya, gue tahu dari mana? Lo aja yang nggak tahu berurusan sama siapa." Kyra menyondongkan tubuhnya, mendekatkan wajahnya ke samping wajah Arum. "Bilang sama Lillyana. Gue bakal seneng banget ngelihat perusahaan ayahnya bangkrut." Lalu, ia menegakkan badannya kembali.
Hot Chapters