Pride dalam 'Fullmetal Alchemist: Brotherhood' adalah antagonis yang kompleks, bukan sekadar musuh fisik. Dia merepresentasikan keangkuhan manusia dan ketakutan akan ketidaksempurnaan. Sebagai Homunculus tertua, Pride memiliki aura misterius dan kekuatan yang mengerikan, tapi justru kelemahannya—ketergantungan pada wadah manusia—yang membuatnya menarik.
Hubungannya dengan Selim Bradley menambah lapisan ironi: dia 'berpura-pura' menjadi manusia sambil memandang rendah mereka. Adegan ketika dia mengakui Ed sebagai 'lawan sejati' adalah momen kunci yang menunjukkan evolusi perspektifnya. Pride bukan sekadar penghalang dalam alur, tapi cermin bagi tema utama cerita tentang harga kesombongan.