KUBELI KESOMBONGAN IPARKU
perintah mama.
Kami masuk dan kembali membuat rujak. Aku tidak boleh memikirkan masalah berat oleh mama. Namun, tetap saja kepikiran dengan nama kakak ipar.
Aku termenung, masih terlintas kata-kata yang dilontarkan Mas Gerry, sepertinya ada yang tidak beres dengannya, apa mungkin Mbak Dila yang cuci otak Mas Gerry.
"Sudah jangan mikirin, biarin aja Gerry begitu, kita nggak punya urusan," kata mama sambil mengupas mangga, Mbok yang tengah membuat sambal pun menghampiri.