Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dikira Gadis Kampungan Ternyata Sultan

Dikira Gadis Kampungan Ternyata Sultan

Tentu dia tak ingin kehilangan uang yang saat ini sangat diperlukan, meski tak seberapa. Terlebih dahulu kantong keresek berisi obat yang dibawanya ia taruh di gagang pintu. Tak lupa memotretnya kemudian mengirimnya pada Dion. [Aku taruh di pintu. Nanti diminum ya. Semoga cepat sembuh. Aku gak bisa nunggu. Harus ke butik.] Setelah itu dia memesan ojek online. Baru saja ingin meletakkan handphone-nya dalam tas, benda itu kembali berdering.
10127.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai kantong obat
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Khusnul Tikwati
Kalau aku jadi syakila, udah aku obra abrik pesta pertunangan kamil dan mengatakan pada tamu undangan kalau kamil cuma seorang pembohong dan penipu. biar tahu rasa ksluarga itu. lanjut ya ka. jangan lama² updatenya
Harun Zaki
sudah baca sampai selesai, tapi ceritanya masih menggantung. ada beberapa yang belum tuntas 1. bagaimana kelanjutan kasus yang menimpa Maharani dgn suaminya 2. kelanjutan keluarga Kamil 3. happy ending tokok utama dalam cerita ini
Baca Semua Ulasan
PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU

PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU

Tetapi kali ini, anehnya ia hanya menghela napas pelan. "Jangan lama." Riko mengangguk singkat. Tidak sampai dua puluh menit kemudian, ia kembali dengan kantong plastik kecil di tangannya. Di dalamnya terdapat sebotol air mineral, beberapa bungkus roti, dan satu strip obat penurun demam. Riko mengeluarkan obat itu perlahan. Ia membaca aturan pakainya beberapa kali agar tidak salah memberi.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kantong obat
Baca
+Pustaka
Antidote

Antidote

ucap Anna kemudian menusukan kantong infus pada jarum dan menggantungkannya di tiang infus. Calvin terkesiap, sejak kapan jarum masuk ke dalam nadinya? Dia tidak merasakan apapun juga. “Wow, bisa magic ya?” Anna tertawa renyah, “Anggap saja begitu. Sebenarnya pasien hanya butuh rileks. Saya masukan obat ya ke infusnya.” Ucapnya sambil menyuntik sebotol obat ke dalam kantong infus. “Dan ini ada dua macam obat untuk diminum.” Ucap gadis itu sambil menuangkan air ke dalam sebuah gelas. Kemudian membantu Calvin memposisikan duduk dan menyerahkan obat tersebut untuk diminum olehnya. “Minum dulu.”
10535 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kantong obat
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

Carl mendadak berjalan cepat mendekatinya dan telah berdiri di dermaga. “Obat apa ini?” Kate menatap ke arah tangan Carl, tempat obat yang terbuat dari botol kaca berwarna cokelat itu terlihat jelas. Wajah Carl yang merah padam dan tangan berototnya yang mengepal membuat Kate menelan ludah. “Bukan apa-apa.” “Kau pikir aku tidak mencari tahu? Ini pil pencegah kehamilan, kan?”
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai kantong obat
Baca
+Pustaka
Candu Pelukan Hangat Bos Dingin

Candu Pelukan Hangat Bos Dingin

Meremasnya, lalu melemparkan ke tong sampah. Dinara bingung harus bereaksi apa. Jelas ini nota itu sama dengan isi kantong plastik obat-obatannya di kosan. ‘Apa Pak Elang yang membelikan obat-obatan itu?’ ‘Tapi Bu kos nggak bilang apa-apa…’ ‘Apa ini cuma kebetulan… yang terlalu kebetulan?’ “Dinara… fokus,” tegur Elang. Dinara langsung kembali pada layar laptop.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai kantong obat
Baca
+Pustaka
Kisah Para Penggetar Langit

Kisah Para Penggetar Langit

Setelah ketemu, ia menunjukkan sebuah kotak kayu berwarna hitam kepada Cio San. Cio San membukanya, dan melihat isi kotak itu. Berbagai macam obat yang berupa akar-akaran, dedaunan, dan biji-bijian. Ada pula yang sudah berupa pil. Ia mengangguk-angguk. Pengobatannya memang sudah benar. Hanya saja para tabib itu memang tidak memiliki sinkang seperti dirinya.
9.959.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai kantong obat
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Aira
A Masterpiece. Sebuah Mahakarya. Kerinduan membaca kembali karya-karya Sang Master Khoo Ping Ho dan kisah 'Sang Nabi' Kahlil Gibran terobati dengan tuntas. gaya bahasa yang santun, runtut dan lugas, memberi nuansa khas membawa romansa masa silam.... cara penulisan yang dewasa ini jarang dijumpai.
Baca Semua Ulasan
Hamil di Malam Pertama

Hamil di Malam Pertama

Pak Karmin meletakkan kantong plastik berisi obat di dekat Siti lalu melangkah cepat menuju pintu. Dengan menghembuskan napas kesal, Siti alias Cinta duduk lalu meraih kantong obat dari Pak Karmin. Ada banyak obat di dalamnya, ada obat demam, obat mag, obat muntah juga testpack. “Hahhhh .... “ Siti melongo saat melihat benda kecil di dalam mimpinya itu kini ada di tangannya. “Nggak mungkin ... aku nggak mungkin hamil!” Siti menggeleng tapi turun juga dari tepat tidur, lalu mengunci pintu kamar.
10101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai kantong obat
Baca
+Pustaka
Perselingkuhan Yang Manis

Perselingkuhan Yang Manis

Security kantor Ryo mengambil kantong plastik yang diberikan Radit dan menyerahkannya pada Kayla. Kayla membuka kantong plastik putih itu dan melihat isinya. Tiga botol kaca obat-obatan. Kayla segera tau siapa yang mencarinya tadi. "Kay, kamu sakit?" tanya Ryo yang berdiri disebelah Kayla. Melihat obat-obatan yang tidak sedikit, Ryo berpikir pasti ada sesuatu yang serius terjadi dengan Kayla. Kayla menggeleng, "Nggak kok. Ini hanya suplemen biasa dan vitamin C," jawab Kayla sambil tersenyum guna menutupi kebohongannya.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 539 kali sebagai kantong obat
Baca
+Pustaka
Istri Sumbangan

Istri Sumbangan

Dari mana wanita itu tahu kantornya? Saking bingungnya, Fathul sampai menggaruk alis. Dipandangnya rantang yang terulur ke arahnya. Tangan Raihanah sedikit gemetar memegangnya. Dengan terpaksa Fathul menerima dan benar saja bungkusan rantang itu cukup berat. “Di rantang paling atas ada obat. Rantangnya tolong dibawa pulang ya nanti. Itu masih baru soalnya.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai kantong obat
Baca
+Pustaka
(Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan

(Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan

Lalu membawa kantong kecil—yang Serayu yakini adalah obat yang Abra maksud. “Oh, iya. Air minumnya,” gumam Abra kembali berjalan ke dapur mengambil gelas dan menuang air. Serayu yang sejak tadi bersandar pada sofa, meraih kantong obat itu untuk melihat isinya. Gerakannya lambat hingga membeku begitu matanya menemukan sesuatu di dalam kantong itu. Wajahnya menegang, mengerjap pelan beberapa kali.
10549.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.0K kali sebagai kantong obat
Tampilkan Ulasan (70)
Baca
+Pustaka
Shafeeya Humairoh
kisah percintaan yang tak berbanding lurus dengan karier itu sesuatu bgt ya, apalagi abra untuk menduduki posisi pimpinan rumah sakit milik keluarga harus memenuhi syarat, harus ada istri serayu yang jadi istri kontraknya demi mencapai posisi itu harus menahan diri. bakal saling jatuh cintakah mrk?
Tya Abdulloh
Dokter Abra yg mulutnya panas ky petasan banting cm ditujukan ke istrinya, Serayu berbanding terbalik kalau menghadapi pasien, sikapnya bgitu menyenangkan& menenangkan Meski bgitu, dy diam2 perhatian sm istrinya.. Sptnya benih² cinta udh bersemi tp msh disangkal..iya ga sih.. Yg blm baca yuk cuzz..
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status