Kau Adalah Obatku
Sampai tubuh ini menjadi semakin tak terkendali, hampir membuatku mengeluarkan suara desahan di depan umum.
Maka, menahan rasa malu yang luar biasa, aku pergi menemui dokter dan mendapatkan obat.
Namun kali ini, karena terburu-buru berangkat ke acara gathering, aku lupa membawa kotak obatku.
Dan entah kapan aku bisa pulang ke rumah.
Aku menekan rasa takutku, meyakinkan diri untuk tetap tenang sambil mengikuti di belakang.