Sentuh Aku, Pak!
Yang langsung Alvero cecer dengan pertanyaan.
Chaka meremas kemasan teh botol yang sudah kosong di tangannya hingga tak terbentuk. Mengingat dosen nya Carla yang sedikit gila membuat rasa emosi pemuda itu kembali mendominasi dirinya. Kepala Chaka menggeleng dengan sorot mata kosong menatap ke depan, ia tidak habis pikir ada dosen sekejam Savian. Bodohnya, kenapa Carla mau-mau saja menjadi penanggungjawab dari mata kuliah yang dipegang oleh dosen tidak waras itu?
"Tadi dosen lo bilang mau ngasih Carla kisi-kisi, kan?" tanya Chaka membuat Alvero dan Marcel mengangguk kompak, sementara Frisco hanya menyimak karena ia dari jurusan lain.