Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DILEMA KARENA CINTA

DILEMA KARENA CINTA

kata Adam bermonolog. Adam merasakan hatinya begitu senang, ia akan ke kampung Ririn sekalian pergi seminar bulan depan. Pria itu dapat undangan seminar di salah satu kampus di Palembang, tapi dia akan minta izin untuk pergi lebih cepat karena dari Palembang ke kampung membutuhkan waktu tiga jam. "Bapak kenapa senyum-senyum?" tanya Ririn menatap penuh curiaga, pria yang seperti orang gila di sampingnya.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as karena adalah
Read
+Library
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Senyum Karen membeku, dan dia memperkenalkan dirinya "Halo, saya Karen Wang dari Keluarga Wang. Saat ini aku menjadi artis pendatang baru dari Star Tour Entertainment." Dia terlihat bagus dalam berpakaian, tapi mereka belum pernah mendengar nama itu. “Keluarga Wang? Apakah itu keluarga raksasa industri Wang yang terkenal?" Karen tertegun dan menggelengkan kepalanya "Tidak, keluargaku membuat kebutuhan sehari-hari." “Oh.” Antusiasme pihak lain itu memudar. Karen sedikit meremas tangannya, benar saja, yang paling penting adalah latar belakang keluarganya.
9.34.9M viewsCompletedAdded to Library 123.2K Times as karena adalah
Show Reviews (1893)
Read
+Library
Mhealie 99
cerita nya seru sayang nya dari satu bab 10 koin sekarang sudah 14 koin, bantuan penerima koin juga sedikit tolong dong jangan di tambah lagi koin untuk membaca setiap bab nya, walau di tambah tapi mendapatkan koin nya di permudah juga..
Iss
utk Paviliun Angin, bnr² tega bgt ya.bisa²nya bikin ak maraton baca selama 26hr nggak peduli hbs jutaan buat beli koin smpe mataku kyk panda bengkak ngkak ngkak.kadang smpe lupa mkan. Tolong UPDTEnya yg banyak&jgn lama². jgn bikin aku tersiksa krna penasaran cerita selanjutnya......
Read All Reviews
Pesona Pria Terhina yang Ternyata Mafia

Pesona Pria Terhina yang Ternyata Mafia

pinta Arfeen dengan sungguh-sungguh. "Aku ... aku ...." Ucapan Larena tertunda karena suara handphonenya yang menggema. Ia pun lekas memungut benda itu di meja. Keningnya mengerut saat membaca nama yangterpepar di layar. "Kayla? Tumben sekali dia menghubungiku?" ucapnya bermonolog. Namun ia tetapenerima panggilan itu. "Halo, Kau. Ada apa, tumben?"
9.968.4K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as karena adalah
Read
+Library
Namanya, Kalendra

Namanya, Kalendra

Namaku Kalendra. Ah, mungkin perkenalan ini terlalu klasik dan kaku tapi aku tidak menemukan kalimat yang tepat untuk memperkenalkan siapa diriku. Hanya saja yang ingin aku katakan adalah bahwa aku hanya seorang pegawai biasa di sebuah Kantor penyediaan barang rumah tangga. Aku ditempatkan di bagian personalia yang menangani segala hal yang berhubungan dengan karyawan baik itu hak ataupun kewajiban. Dan disini, namaku dipanggil dengan sebutan Kale, sama seperti halnya bagaimana aku dipanggil di rumah dan di keluargaku.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as karena adalah
Read
+Library
DINIKAHI KARENA DENDAM

DINIKAHI KARENA DENDAM

Kebetulan sekali, bukan? "Assalamualaikum, pak. Begini saya mau minta izin ngambi... " baru saja Sarah akan menyampaikan bahwa ia minta izin untuk hari ini. Tapi manager di cafe tempatnya bekerja memotong ucapannya, "iya Sarah, kebetulan sekali kamu menelpon saya. Baru saja saya akan menghubungimu dan memberitahumu mulai hari ini dan seterusnya, kamu tidak perlu lagi bekerja di cafe ini. Jadi intinya kamu saya pecat," tutur pak Dito yang merupakan manager cafe tempatnya bekerja. kalimat 'kamu saya peca', adalah kalimat yang paling di takuti oleh Sarah.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as karena adalah
Read
+Library
CERAI

CERAI

ucap Reza tersenyum paksa " Iya, den hati hati " Assalamu'alaikum..ucap keduanya wa'alaikumussalam, ucap Zaira bersama ibunya. Setelah kepergian keduanya, Zaira membereskan tempat minumannya mengalihkan pikirannya yang sedang berkecamuk. ….. Nduk... kamu kenapa hm? daritadi diem aja.. Kamu mikirin apa?
107.0K viewsOngoingAdded to Library 229 Times as karena adalah
Read
+Library
Semalam Dengan Komandan

Semalam Dengan Komandan

“Saya juga seneng kok menghabiskan waktu sama Tante, tapi… maaf ya Tan, Khansa nggak bisa sering-sering, soalnya Khansa ‘kan kerja. Nunggu libur dulu ya, Tante.” “Iya, Tante ngerti. Ah, ngomong-ngomong, kamu kerja di mana, Ca?” tanya Tante Rahmi. “Di kafe Tante. Nama Kafenya Kirei Café.” Tiba-tiba hening. Tante Rahmi terdiam dan tidak mengatakan apa-apa. Khansa bingung karena tiba-tiba Tante Rahmi tidak mengatakan apa-apa. “Halo, Tante?”
8.943.0K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as karena adalah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status