Hai Om, Aku Calon Istrimu!
“Selamat malam, Mas.”
“Selamat malam, Bib,” balas Om Kais.
Bib? Namanya Habib?! Yang ikut grup sholawat itu?!
Melihat ekspresiku, Safa langsung menyenggol lenganku. Aku meringis dan mengedipkan sebelah mata.
“Aku pikir tadi salah lihat orang, Mas,” ujar Habib.
Om Kais tersenyum. “Tadi aku mampir di masjid dan makan malam, eh ketemu sama calon istri—”