Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penyesalan Talak Tiga

Penyesalan Talak Tiga

Jari-jarinya mencengkeram ujung bajunya, menggenggam erat seolah mencari pegangan dalam lautan kesedihan. Senyum lembut sang ibu tak berhasil menjangkau hati Zahira. Ia terdiam, larut dalam pikirannya sendiri. Semua kenangan, semua harapan yang hancur, membuatnya merasa seperti terjebak dalam ruangan yang terlalu sempit untuk menampung rasa sakitnya. Dalam keheningan itu, satu-satunya suara yang terdengar hanyalah isak tangisnya, meresap ke dalam dinding-dinding rumah yang seharusnya dipenuhi kebahagiaan.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kata-kata penyesalan terdalam
Baca
+Pustaka
Diabaikan Berujung Penyesalan

Diabaikan Berujung Penyesalan

Aku telah melakukan kesalahan. Aku seharusnya tidak punya anak ini kalau tahu dia akan lahir di keluarga seperti ini, keluarga di mana ayahnya lebih peduli pada anak orang lain dibandingkan anak kandungnya sendiri. Vincent kembali ke vila saat aku mengira aku sudah bisa istirahat. Wajahnya tampak kusut, jelas sedang terbebani sesuatu. Dia langsung berlutut di hadapanku dan dengan gaya seolah menjelaskan sebuah misi mulia, dia berkata, "Sayang, jangan marah ya?"
38.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kata-kata penyesalan terdalam
Baca
+Pustaka
Saat Hati Menyesal

Saat Hati Menyesal

Matanya mulai berkaca-kaca. “Nggak mungkin, itu nggak mungkin. Aku nggak akan mau cerai! Ella, kasih aku satu kesempatan lagi, ya? Aku bakal berubah. Aku sudah blokir semua kontak Tira. Aku benaran sudah tahu salah sekarang….” Namun, tak ada orang yang akan terus-menerus memaklumi kesalahan orang lain. Dulu, aku salah besar. Terlalu buta cinta, sampai kehilangan jati diri.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai kata-kata penyesalan terdalam
Baca
+Pustaka
Pernah Menyesal Menikah

Pernah Menyesal Menikah

Aku menelan ludah, berusaha menahan emosi yang tiba-tiba menggelegak di dadaku. “Menyesal?” tanyaku, suaraku terdengar lebih dingin dari yang aku maksudkan. “Apa yang sebenarnya kamu sesali, Jagad? Kecelakaan kemarin? Atau semua yang terjadi di antara kita selama ini?” Jagad mengangkat wajahnya, tatapannya penuh penyesalan. "Semuanya, Semesta. Aku menyesal karena aku nggak pernah benar-benar mengerti kamu. Aku menyesal karena ... aku selalu sibuk dengan egoku sendiri."
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai kata-kata penyesalan terdalam
Baca
+Pustaka
Dia Menyesal Setelah Kehilanganku

Dia Menyesal Setelah Kehilanganku

“Kalau rasa sukaku padamu bernilai seratus, maka selama tujuh tahun ini, kamu sudah mengikis habis semuanya.” “Di dalam hatiku … sudah benar-benar tidak ada tempat untukmu.” Napas Fendy menjadi berat. Ujung jarinya gemetar. “Aku tahu dulu diriku terlalu mengabaikanmu.” Suaranya panik bergetar. “Aku akan berubah, Celine. Percayalah padaku, aku benar-benar akan berubah. Beri satu kesempatan lagi ….”
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kata-kata penyesalan terdalam
Baca
+Pustaka
Penyesalan di Ujung Cinta

Penyesalan di Ujung Cinta

"Wanda, aku tahu aku salah. Tolong maafin aku, aku nggak mau masuk penjara." Melihat dirinya serapuh itu, ada kepuasan yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Aku mati-matian menahan senyum di bibirku, lalu memasang wajah serba salah. "Aku juga nggak mau kamu masuk penjara. Bagaimanapun juga kita masih punya Rara. Kalau ayahnya punya catatan kriminal, masa depan dia pasti ikut kena dampaknya."
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kata-kata penyesalan terdalam
Baca
+Pustaka
Kubuat Mantan Suamiku Menyesal

Kubuat Mantan Suamiku Menyesal

“Maafkan aku, Adina.” Mendengar kata maaf Fattan, hatiku bergetar semakin hebat. Aku mendengar sebuah penyesalan dalam suara Fattan. Entah penyesalan karena rasa bersalahnya padaku dan Anaya atau penyesalan karena apa yang dia lakukan telah mendorongnya masuk ke lubang neraka. Hidupnya sekarang benar-benar lebih buruk dari kematian.
1092.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai kata-kata penyesalan terdalam
Baca
+Pustaka
A Wife's Diary

A Wife's Diary

Yang haram dan yang halal. "Penyesalan akan datang terlambat. Karma itu ada, yang menyakiti akan disakiti pada akhirnya. Dan yang mengkhianati akan dikhianati juga," ucapku untuk terakhir kalinya. Habis sudah kata-kata untuk menyadarkannya. Cukup sudah usahaku sampai di sini. Biarkan Allah yang akan mengetuk pintu hatinya, agar kembali terbuka. Hening, Fadil masih membisu. Aku pun terdiam, tidak ada lagi yang ingin aku katakan kepada lelaki berkepala batu itu.
7.712.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai kata-kata penyesalan terdalam
Baca
+Pustaka
Kamulah Jodohku, Alyana!

Kamulah Jodohku, Alyana!

"Manusia kalau sudah menua dan merasa ajal makin dekat, suka teringat penyesalan lama, dipikir-pikir terus, seperti mengunyah permen, makin dikunyah, makin hambar." "Menyesal juga nggak ada gunanya. Yang sudah terjadi, biarlah berlalu." Rekasa mendongak menatap langit, matanya tampak lebih tenang. "Kakek ingin kamu hidup lebih baik. Keluarga Gandhi nggak pantas buatmu."
1064.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kata-kata penyesalan terdalam
Baca
+Pustaka
Dinikahi Ustadz Tampan

Dinikahi Ustadz Tampan

"Haduh, capek-capek gue tawarin ya sekalinya ditolak juga. Ya udah deh, semoga lo gak nyesel akhirnya." "Tentu tidak Pak Danu, penyesalan terbesar aku adalah kalau harus menukar pernikahan ini dengan ketenaran dunia yang pada dasarnya hanya menimbun dosa. Aku tutup ya teleponnya." Terima kasih ya Allah, engkau masih mengizinkan aku untuk tidak merasakan neraka dunia terdalam, yaitu penyesalan. "Kira-kira ke sini, sampai Bandara berapa jam Ahjushi?"
10129.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai kata-kata penyesalan terdalam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status