KETIKA AKU SELINGKUH
"Nah, karena itulah. Dibuat seperti apapun, sesuatu yang hancur tidak akan pernah bisa kembali utuh seperti semula. Cinta yang sudah pernah dibagi, rasanya akan tetap berbeda."
Gia bergeming. Mencoba mencerna ucapan sahabatnya. Hingga beberapa detik kemudian ...
Angga terkekeh melihat ekspresi bodoh wajah Gia. "Sudahlah, orang yang belum pernah dikhianati tidak akan pernah tau rasa sakitnya pengkhianatan," ucap Angga tergelak.
"Ih, amit-amit!" Gia mengetuk meja dengan tangannya. Lalu mengetuk kepalanya sendiri. Angga semakin terkekeh melihat tingkah sahabatnya yang sebentar lagi akan menikah itu.