Diary Sang Kupu Kupu Malam
Adevio Putra Kencanacontoh cerita pengalaman masa kecilcerita perjalanan hidupkupengalaman hidupkuperjalanan hidupku
Kenapa aku harus menghormatinya lagi dengan kata-kata pedasnya selama ini, tentu saja telah membuat harga diriku jatuh dan sakit hati.
Dihina, dicaci maki, dikatakan orang yang tak pantas menginjakkan kaki di ibu kota ini, pengangguran sejati, banyak lagi kata-kata busuk itu keluar dari mulutnya. Tapi… ya sudahlah, aku sudah menumpahkan semua rasa kesalku pada pemilik kontrakan lama itu yang telah aku ucapkan tadi. Semoga dia paham dengan kata-kataku yang mungkin saja membuat hatinya terenyuh atau memang hatinya terbuat dari batu, tak dapat menerima sindiran kata halusku. Tak mau menerima kritikan pedasku yang kini harus berbalik menyerangnya.