Perjanjian Leluhur
"Sedangkan ia dapat melihatku dengan wujud asli, padahal aku hanyalah kekasih gelapnya."
"Begitulah kalau terlalu memuja cinta," kicau Cakra sambil terkantuk-kantuk di teras dangau. "Kesalahanmu adalah mengikuti keinginannya, padahal tahu ia buaya darat, laut, dan udara."
"Seharusnya kau ada rasa santun terhadap gurumu," tegur perempuan bercadar. "Bukan menjelekkan dirinya."