Dosa dalam Cinta
“Perjanjian ini bukan sekadar tulisan di atas kertas. Ini adalah ikatan darah. Keluarga Kusumo—darah kita—telah berhutang pada keluarga Wiranegara sejak malam itu, malam ketika darah pertama tumpah di altar tua di kaki gunung. Aku tahu, apa yang kulakukan salah, tapi aku harus melindungi keluarga kita. Sekar… dia adalah bagian dari harga yang harus kita bayar.”
Satrio tertegun, matanya membelalak, tangannya menggenggam keras hingga buku itu basah oleh hujan dan darah dari telapak tangannya sendiri yang pecah. Napasnya tercekat, dadanya terasa sepi seperti jurang yang tak berujung, dan kata-kata itu menari di pikirannya, mencabik-cabik keyakinannya. Sekar… harga… darah… perjanjian… semua berp
Hot Chapters