DALAM DEKAPAN WANITA MALAM
Perempuan itu menunduk, meremas jemarinya agar emosinya tersalur dalam diam.
Lagi. Suara tangisan Naina yang melengking dari kamar menjadi penolong Keyra. Dia jadi punya alasan untuk meninggalkan pembicaraan penuh luka di sana. Bergegas Keyra berlari, lagi-lagi tanpa permisi yang membuat Darmawan semakin emosi.
“Lihat, itu Damar. Perempuan pilihanmu benar-benar tak punya etika!” Darmawan menunjuk ke arah Keyra yang secepat kilat menghilang dari pandangan.