Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIKIRA PENJUAL NASI KUNING

DIKIRA PENJUAL NASI KUNING

Laki-laki yang kini semakin menampakkan keriput di wajahnya itu pun kembali tersenyum lalu melambaikan tangannya ke arah Ike dan Dikta yang masih ngobrol entah apa. "Boleh minta nomor kamu, Lana? Barang kali nanti Radit minta. Kalau nggak boleh pun nggak apa. Bapak menghargai privasi kamu kok, tenang saja. Kamu mantan murid bapak dan Radit adalah anak kandung bapak, tapi di sini bapak netral." Lagi-lagi Pak Anwar tersenyum lebar. "Boleh kok, Pak." Aku pun membagikan nomor handphoneku pada Pak Anwar. Begitu pun sebaliknya.
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai kepada kawan chairil anwar
Baca
+Pustaka
Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Anak kecil itu menghembuskan napas lega, berpikir bahwa ternyata Anwar bisa diandalkan. Ya, sebelum itu, Khalifa diintograsi langsung oleh Anwar atas apa yang terjadi. Bertanya kenapa seragam yang ia kenakan bisa kotor? Lantas Khalifa hanya menjawab bahwa ia baru selesai bermain, selebihnya kebohongan-kebohongan lah yang Khalifa tambahkan. Tak disangka, Anwar percaya begitu saja. Ditambah dirinya yang memperingati Anwar untuk mengatakan hal seperti itu pada Kinara apabila Mamanya itu bertanya. Tak disangka, Anwar mengatakan apa yang ia suruh menjadikan ia tak perlu khawatir jika harus ditanya sedemikian jauh.
1049.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kepada kawan chairil anwar
Baca
+Pustaka
Dibimbing Jadi Istri Dosen Pembimbing

Dibimbing Jadi Istri Dosen Pembimbing

Ia akan melupakan sejenak keakraban mereka. "Benar-benar cari mati!" sungut Anwar setelah ia membaca kembali semua laporan yang masuk, terkait perbuatan buruk Mega, dan menyaksikan lagi video-video yang juga dikirimkan kepadanya. Perasaan Anwar semakin tidak tenang. Pikirannya mulai mereka-reka apa yang akan terjadi pada dirinya beberapa hari ke depan.
1033.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kepada kawan chairil anwar
Baca
+Pustaka
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

"Rahasia kok dibocorin, nggak amanah banget. "Ya dari pada kamu salah paham terus." Jawab Bentara "Sebenarnya aku ngedeketin Bila tapi bukan buat aku." Lanjutnya. "Jadi buat siapa?" Tanya Lara. "Buat Anwar." Jawab Bentara. "Anwar siapa?" "Pokoknya kamu nggak kenal sama dia, Ra." Jawab Bentara, "Dia itu ketua BEM fakultas aku, Bila kan anak BEM jadi ceritanya Anwar suka sama Bila di organisasi." Lanjutnya.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kepada kawan chairil anwar
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Kontrakku

Dimanja Suami Kontrakku

Rex Alder Lazuardy terbang menggunakan helikopter dari Jakarta, rela meninggalkan rapat pagi ini demi untuk mengantar Anwar ke peristirahatan terakhirnya. “Ah brengsek lo, Anwar … proposal bisnis lo bagus banget padahal, gue enggak punya partner sekarang buat wujudin itu … karena hanya sama lo, baru gue percaya.” Rex membatin. “Permisi … permisi ….” Suara wanita terdengar lantang.
1041.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kepada kawan chairil anwar
Baca
+Pustaka
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

Wiryo hanya menunduk, tidak berani mengucapkan sepatah kata pun. Saat ini, Kadir berkata, "Pak Surya, silakan ke kantor. Urusan selanjutnya akan diserahkan pada Anwar dan pengawas kedisiplinan." Surya mengangguk sambil menatap Wiryo dengan tatapan menghina. Kemudian, keduanya berbalik, meninggalkan ruang interogasi, lalu pergi ke kantor Anwar. Sebelum mereka bisa duduk, Anwar bergegas masuk secepat kilat.
9.9391.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.5K kali sebagai kepada kawan chairil anwar
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Ujar Anwar sambil meletakkan kertas di meja. “Oh, iya. Terima kasih, War.” Balas Kalula sambil mengambil pulpen. Namun, tangannya gemetar sedikit saat menandatangani dokumen itu. Anwar memperhatikan dengan seksama, lalu memberanikan diri bertanya, “Mbak, kelihatannya kurang fit hari ini? Apa mau istirahat dulu? Kami bisa urus kafe kalau Mbak mau pulang.”
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai kepada kawan chairil anwar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status