Benih Satu Milyar
"Aku nggak tahu persisnya, hanya saja Opa terus saja meminta Om Fadli untuk mencari anaknya. Aku juga nggak tahu anak yang mana, karena istrinya sampai sekarang nggak bisa hamil juga."
Dahiku semakin melipat, lagi-lagi masalah keturunan. Aku tahu, manusia memerlukan keturunan untuk meneruskan garisnya. Orang kaya tajir melintir butuh untuk melanjutkan usaha atau kerajaan bisnisnya. Namun, bukankah keturunan juga sebuah takdir? Jika Tuhan belum berkehendak, manusia bisa apa?
"Kamu lagi mikirin apa, Ra? Kok sampai berkerut gitu, ntar cepet tua lho!" ledek Azlan sembari mengusap keningku.
Hot Chapters