Pamer Suami
Jelas ia sudah paham dengan perubahan bos-nya ini, pasti ada sesuatu yang mengganggunya.
Juan mengangguk setuju. "Boleh!"
"Mau ke kedai kopi tempat biasa yang ada di dekat kantor?"
"Jangan, jangan di sana! Kedai kopi yang lain aja, pokoknya selain di sana!"
"Oh ... baik, Pak!" Anya pun langsung meminta sopir perusahaan untuk mengantar mereka ke kedai kopi yang mungkin lebih nyaman dan lebih ternama.
Sesampainya mereka di kedai kopi Starb*ck, Anya langsung memesankan kopi favorit bos-nya, tak lupa ia pun juga memesan kopi untuk dirinya.