Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dua Sisi

Dua Sisi

Ameera justru melongo. “Udah, ikuti saja. Nanti juga lama-lama kamu ngerti!” saran Ayu seraya menyunggingkan senyum. Sementara Ameera hanya pasrah saja. *** Di tengah pembacaan Nadzhom, seseorang datang dari arah pintu utama masjid. Ameera yang duduk tepat di dalam serambi sebelah kanan, dapat melihat dengan jelas sosok pemuda berbaju koko putih, dilengkapi sarung serta songkok berwarna hitam. Tanpa sengaja keduanya bersemuka. Pemuda yang akrab disapa Gus Ahmad itu sejenak mengangguk seraya tersenyum. Ameera sendiri justru kembali menunduk seolah-olah tak melihatnya.
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai gendong samping
Baca
+Pustaka
SANG PENGGODA

SANG PENGGODA

Dengan sekat yang ada di bawahnya. Sebuah kain penutup mata, tali pengikat, paddle atau semacam alat pemukul seperti sebuah cambuk, butt plug yaitu mainan seks yang dirancang untuk dimasukkan ke dalam rektum untuk kesenangan seksual. Dalam beberapa hal, mereka mirip dengan dildo, tetapi mereka cenderung lebih pendek, dan memiliki ujung bergelang untuk mencegah perangkat hilang di dalam rektum. Dan yang terakhir adalah jiggle balls berupa dua bola yang terbuat dari silikon yang dikaitkan dengan tali berfungsi sebagai alat stimulasi seksual, seperti proses pemijatan otot-otot dasar panggul yang berpotensi menyentuh area G-spot sehingga otomatis membuat perempuan lebih berpeluang mencapai orgas
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 477 kali sebagai gendong samping
Baca
+Pustaka
Gadis Kecil

Gadis Kecil

"Tumben kesini?" "Anter oleh-oleh buat mami." Anggi mengulurkan tas yang berisi oleh-oleh. "Bandung aja pakai oleh-oleh." Leo menggelengkan kepalanya "Mami didalam lagi marahin Jimmy." "Kenapa?"
800 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai gendong samping
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Mata si tua digenangi garis bening. Keharu biruan Dongdongka dibuyarkan oleh teriakan cempreng memekakkan telinga. "Dongdongkaaaa!" Dedengkot Sinting berbalik. Seorang nenek peyot jelek sudah berdiri dilepi sungai dengan sikap permusuhan. "Kau?! Apa maumu menemuiku, Jonggrang!" Wajah Dongdongka berubah. Ada garis-garis kegusaran merangas.
99.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai gendong samping
Baca
+Pustaka
Berondong Simpanan Ibuku

Berondong Simpanan Ibuku

Suara berat itu menyapa telingaku, aku menoleh melihat di pemiliknya. "Semua penuh!! Tidak ada tempat!"", ucapku. " Ayo...!" Hendry menyeret lenganku dan membawa aku ke halaman samping. Ternyata di situ ada kursi kursi dan meja meja tersusun rapi dan nyaris penuh. Aku mengitari tempat itu dengan.pandanganku, tak jau dari tempatku berdiri, sefikit di.pojokan, ada dua kursi yang kosong.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai gendong samping
Baca
+Pustaka
CEO DINGIN ITU TERNYATA JODOH KU

CEO DINGIN ITU TERNYATA JODOH KU

yang mana "Seperti nya sayang atau honey bagus kedua alis nya naik turun mengoda." Seketika pipi gadis itu memerah, Tangan Sean mengulur memegang pergelangan tangan nya dengan gerakan cepat menarik dan mendudukan di pangkuan nya. "Aaaa "dia sedikit teriak kaget karena reflek Sean menariknya. "Bisa ngak sih pak pakai aba aba." "Sean mencubit hidung nya "ulangin lagi hemm". Hmmm itu ,iya iya sayang cicitnya sambil menyembunyikan kepala nya di dada Sean.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai gendong samping
Baca
+Pustaka
Berondong Buleku

Berondong Buleku

Lelaki itu berkacamata hitam, memakai almamater sama dengan semua orang yang berfoto di sana, hanya saja ia menggunakan topi, jadi memang tampak ia berbeda sendiri. "Dia ini yang nantinya dikasih kalung bunga," jelas Bapak sekda bernama Yanto itu. "Terus nanti yang kasih kalungnya sopo, Pak?" celetuk Rifki, satu dari dua orang remaja lelaki yang bertugas. Seketika Pak Yanto menatap kelima remaja itu bergantian sampai netranya berhenti ketika menatap Luna yang berdiri di ujung dengan kepala yang tertunduk, asyik memainkan kakinya sendiri.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai gendong samping
Baca
+Pustaka
Dendam Bos Gila

Dendam Bos Gila

"Kamu--" "Si gentong yang pernah ditolak mentah-mentah waktu upacara bendera." Tara tercengang lalu membuang pandangan. Wanita itu menggosok kedua telapak tangan untuk menghilangkan gugup. Kini posisinya menjadi serba salah. Ingin meninggalkan ruangan itu tetapi tak bisa. "Pak Juan," sapa Tara canggung. "Gak usah formal. Panggil Juan aja. Gentong juga boleh."
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai gendong samping
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG WANITA PENGGODA

DENDAM SANG WANITA PENGGODA

Ini adalah minuman kesayangannya, tapi sepadan jika ditukar dengan kenikmatan yang akan didapat dari gadis itu. Di geladak utama, bagian depan. "Mari kita minum sampai mabuk. Bukankah ini harus dirayakan? Apa yang akan kita jual ke ibukota kali ini, pasti menjadi yang termahal dari apa yang pernah kita jual," ujar Pan, sambil meletakkan kendi itu di atas meja. Tuan Mo dan Chan, yang awalnya sedang bermain kartu langsung tersenyum lebar saat melihat kendi-kendi itu.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai gendong samping
Baca
+Pustaka
Godaan Berondong Nakal

Godaan Berondong Nakal

Di gantungan pakaian di dekat kamar mandi luar, ibu satu anak itu melihat hoddie milik Bram tergantung di sana. "Aku pulangkan sekalian saja. Nggak usah dicuci. Males!" gumamnya. Anes membalikkan tubuhnya. Bersamaan dengan itu, tubuhnya tiba-tiba membentur sesuatu. Karena dia asyik dengan barang bawaannya, hingga dia tidak begitu fokus dengan apa yang ada di hadapannya. Bugh! "Auuww!" pekiknya. "Sssttt!" lirih seseorang yang belum diketahuinya siapa.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai gendong samping
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status